Pasuruan, jurnal9.tv – Konferensi MWCNU Bangil periode 2026 – 2031 diselenggarakan di Pondok Pesantren Wahid Hasyim Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu pagi (19-07-2026). Acara tersebut dibuka oleh Rois Syuriyah PCNU Bangil.
H. Eddy Supriyanto, Ketua Tanfidziyah PCNU Bangil, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pengurus terpilih nantinya akan melanjutkan program yang sudah disusun.
Beliau juga memberi motivasi kepada pengurus yang nanti terpilih agar lebih produktif dan inovatif, khususnya untuk kesejahteraan sosial. Sehingga diharapkan pengurus tidak hanya mengandalkan shodaqoh tapi mampu menjemput peluang dalam rangka mensejahterakan MWCNU.
KH. M. Zainuddin Siroj, Rois Syuriyah MWNU Bangil periode 2021-2026. Beliau juga menjelaskan program yang harus dilanjutkan oleh pengurus baru diantaranya program Lailatul Ijtima’ dan program ngaji.
“Difokuskan pada Lailatul Ijtima’ yakni program makanan rohani untuk orang-orang yang ada pada naungan jamiyah Nahdlatul Ulama. Di samping itu ada program sosial yang menjadi keniscayaan. Sebagai backgroundnya adalah program ngaji. Baik itu ngaji haliyah atau insaniyah. Bagi Syuriyah yang paling pokok adalah haliyah dan Tanfidziyah adalah sifatnya program-program terstruktur. Semuanya harus ikut arahan dari PCNU,” ujar KH. Zainuddin Siroj
Beliau berharap pengurus yang baru bisa membumi, tidak ada batas antara Syuriyah dan Tanfidziyah, harus transparan semua. Pihaknya juga bersyukur karena pengadaan kantor MWCNU Bangil sudah terlaksana.
Acara tersebut dihadiri Ketua PCNU Bangil, Banom NU, juga dihadiri Dewan Musytasyar, Forkopimcam, Koramil, Polsek, KUA, serta perwakilan 24 Ranting dan Anak Ranting.



