Surabaya, jurnal9.tv – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengingatkan bahaya kebakaran di musim kering akibat El Nino. Ia menyampaikan itu dalam peringatan Maulid Nabi dan Haul Akbar kedua orang tua Mat Mochtar, Haji Muhammad Jupri dan Hajah Mukiyah, di Masjid Al Mukiyah, Jalan Bulak Banteng Kidul 43a, Surabaya, Kamis (10/9/2026).

Menurut Emil, rumput alang-alang kering sangat mudah terbakar. Puntung rokok dan aktivitas bakar sampah menjadi pemicu utama. “Bakar sampah hati-hati, bakar sampah di musim seperti ini, karena ini rawan menangkap api,” ujarnya. “Kebakaran bukan hanya terjadi di hutan, bahkan di daerah perkotaan, di lahan-lahan kosong itu juga rawan terjadi kebakaran,” kata Emil.

Pemprov Jatim menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca untuk memicu hujan. “Ikhtiar berbasis sains dengan menggunakan Operasi Modifikasi Cuaca. Berapa kali akhirnya kemarin sudah bisa turun hujan,” kata Emil. Hujan buatan sudah turun di Malang selatan dan Trenggalek. Harapannya mengisi bendungan dan memadamkan karhutla. Emil juga menyoroti dampak kekeringan pada produksi pangan. Cadangan beras Bulog baik, tetapi petani jangan sampai gagal panen.

Pendiri Masjid Al Mukiyah Mat Mochtar mengajak warga menjaga kampung. “Mari kita jaga kampung kita masing-masing. Jangan sampai terjadi kebakaran,” tuturnya. Ia menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah. “Kalau kita mampu menjaga kampung kita, kita pasti mampu menjaga kota kita Surabaya, provinsi Jawa Timur, dan Indonesia,” ujarnya. Acara juga membagikan 500 paket sembako berupa beras, gula, minyak goreng, dan uang.

Ketua Takmir Masjid Al Mukiyah Mohammad Galang Mochtar menyatakan acara ini wujud syukur dan bakti kepada orang tua. “Saya tunjukkan bahwa saya memuliakan orang tua saya, baik ada maupun tiada,” ujarnya. Ia juga mengimbau pemuda tidak membuang puntung rokok sembarangan. “Khususnya untuk para pemuda, tolong hindari membuang puntung rokok sembarangan karena bisa menyebabkan kebakaran,” katanya.

Ketua Remaja Masjid Al Mukiyah Mochammad Raja Mochtar menambahkan pesan ayahnya tentang orang kaya sejati. “Orang kaya yang sesungguhnya itu dilihat dari seberapa banyak kamu membantu orang,” ujarnya. Acara ini juga menjadi momen doa bersama untuk Jawa Timur. Mat Mochtar berharap keberkahan Maulid Nabi membawa kesejukan dan kemakmuran. “Semoga keberkahan Nabi Muhammad SAW dapat mendinginkan suasana Jawa Timur,” katanya.