Lamongan, jurnal9.tv — Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-67 MI Nidhomut Tholibin Dadapan, Solokuro, Lamongan, diwarnai kegiatan bakti alumni di bidang kesehatan. Kegiatan tersebut menghadirkan rangkaian layanan kesehatan mulai dari senam bersama, penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan hingga pengobatan gratis.

Kegiatan yang melibatkan para alumni yang kini berkiprah di bidang kesehatan itu menjadi wujud kepedulian terhadap almamater sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Senam Kesehatan Ceria. Para peserta mengikuti senam bersama dengan penuh antusias. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajakan untuk membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas fisik yang sederhana dan menyenangkan.

Setelah senam, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan. Materi yang diberikan mencakup pemahaman tentang kesehatan serta berbagai kebiasaan sehari-hari yang dapat menjadi pemicu munculnya penyakit.

Salah satu materi yang mendapat perhatian peserta adalah mengenai dampak penggunaan gadget. Materi tersebut membahas sisi positif dan negatif gadget serta pentingnya penggunaan secara bijak agar tidak menimbulkan dampak kurang baik terhadap kesehatan maupun aktivitas sehari-hari.

Materi tersebut disampaikan oleh H. Lukman Hakim, praktisi pendidikan di IKNNU Tuban. Peserta diajak memahami bahwa perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan kesadaran dalam mengatur penggunaan gadget, terutama bagi anak-anak dan pelajar.

Penyuluhan berikutnya disampaikan oleh dr. Nasrul Nasehati dengan materi tentang cara menjaga kesehatan mata. Edukasi ini dinilai penting seiring dengan semakin seringnya anak-anak menggunakan perangkat digital dalam kegiatan belajar maupun aktivitas sehari-hari.

Usai penyuluhan, peserta mendapatkan layanan cek kesehatan dan pengobatan gratis. Menariknya, tenaga medis yang memberikan pelayanan merupakan alumni MI Nidhomut Tholibin yang kini mengabdikan diri di bidang kesehatan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi alumni kepada almamater. Setelah bertahun-tahun meninggalkan bangku madrasah, para alumni kembali hadir dengan membawa ilmu dan profesi yang mereka miliki untuk memberikan manfaat.

Dalam acara pembukaan, kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dari Pengurus NU Dadapan dan BP3MNU, di antaranya KH. Fattah Amin, H. Ainur Rofiq, S.H., Drs. Muhammad Surham, dan Adib Subiyakto.

Dalam sambutannya, KH. Fattah Amin menegaskan bahwa kesehatan merupakan bagian penting dalam kehidupan.

Menurutnya, membangun kehidupan yang sehat tidak cukup hanya dengan tersedianya fasilitas, tetapi juga harus diawali dengan pengetahuan dan kesadaran tentang cara hidup sehat.

“Hidup sehat sangat penting. Maka cara sehat harus dimulai dari ilmu tentang kesehatan, cara hidup sehat, dan fasilitas harus tersedia, termasuk bakti dari alumni,” ujar KH. Fattah Amin dalam arahannya.
Ia juga mengapresiasi kegiatan bakti alumni yang menurutnya menjadi bentuk kepedulian sekaligus pengabdian terhadap madrasah dan masyarakat.

Harlah Bukan Sekadar Seremoni
Bakti kesehatan alumni menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harlah ke-67 MI Nidhomut Tholibin. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peringatan hari lahir madrasah tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan manfaat secara langsung.

Kehadiran alumni dari berbagai bidang menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara madrasah dan lulusan. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh setelah menempuh pendidikan dapat kembali dipersembahkan untuk almamater dan masyarakat.

Semangat tersebut sekaligus memperkuat pesan Harlah ke-67 MI Nidhomut Tholibin: terus mengabdi, maju bersama, dan meneguhkan tradisi Aswaja melalui karya nyata.
Melalui kegiatan kesehatan ini, MI Nidhomut Tholibin berharap kesadaran hidup sehat dapat tumbuh sejak dini, sekaligus mendorong para alumni untuk terus mengambil peran dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

Harlah ke-67 pun menjadi lebih dari sekadar pertambahan usia. Ia menjadi momentum untuk merawat silaturahmi, menghidupkan semangat pengabdian, dan menghadirkan manfaat nyata dari almamater untuk masyarakat.