​Lamongan, Jurnal9.tv – Setelah beberapa tahun sempat vakum dari dinamika organisasi, Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Lamongan resmi memulai babak baru. Kebangkitan organisasi pemuda ini ditandai dengan terpilihnya Imam Fadlli sebagai Ketua DPD KNPI Lamongan dalam Musyawarah Daerah (Musda) XII yang digelar di Aula Disbudporapar Lamongan, Selasa (05/05/2026).

​Imam Fadlli, yang juga merupakan sosok muda sekaligus Wakil Ketua DPRD Lamongan, terpilih secara mutlak. Ia mengantongi dukungan mayoritas dari 14 Organisasi Kepemudaan (OKP) dari total 15 pemilik hak suara yang hadir dalam forum tertinggi pemuda Lamongan tersebut.

Dalam sambutannya, Imam Fadlli menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali marwah KNPI sebagai rumah besar bagi seluruh elemen pemuda di Kota Soto. Ia memperkenalkan visi kepemimpinan periode 2026-2029 dengan tajuk “Kawula Muda”.

​”KNPI harus kembali hadir di tengah pemuda Lamongan. Kami ingin membangun organisasi yang aktif, inklusif, dan mampu menjadi ruang kolaborasi bagi seluruh elemen kepemudaan,” ujar Imam Fadlli dengan penuh semangat.

​Lebih lanjut, Imam menekankan bahwa KNPI akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan. Fokus utamanya adalah melahirkan generasi muda yang mandiri, berintegritas, serta mendorong lahirnya para entrepreneur muda yang mampu bersaing.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua KNPI Jawa Timur, HM Basori. Ia menyampaikan bahwa Musda XII ini merupakan momentum krusial untuk melakukan konsolidasi organisasi yang selama ini mati suri.

Dengan terpilihnya nakhoda baru ini, KNPI Lamongan diharapkan kembali menjadi wadah pemersatu yang progresif dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan daerah.

​”KNPI Lamongan harus mampu merangkul semua elemen OKP agar bersatu dalam satu visi besar membangun daerah. Ini bukan sekadar seremonial, tapi langkah awal memperkuat peran pemuda,” tegas Basori.

​Basori juga mengingatkan pentingnya pengurus baru memiliki wawasan geopolitik dan rasa nasionalisme yang kuat. Menurutnya, pemuda harus peka terhadap isu global namun tetap teguh menjaga nilai-nilai keutuhan NKRI.