Pasuruan, Jurnal9.tv – Dalam rangka peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang, Bupati Pasuruan menggelar audiensi dengan beberapa pihak terkait di Kantor Bupati, Komplek Perkantoran Raci, Kecamatan Bangil. Dalam acara tersebut Bupati menyampaikan inisiatifnya terkait pemasangan flyover di perlintasan sebidang Kelurahan Latek, Kecamatan Bangil.
Beberapa pihak terkait diantaranya Manajemen Daop 8, Daop 9 Jember, Balai DJKA, Dinas Perhubungan, serta Ketum SPKA.
H. M. Rusdi Sutejo, Bupati Pasuruan, mengajak seluruh pihak untuk berkoordinasi dalam pembangunan penjaga jalan lintasan dan pos jaga kereta api. Hal tersebut juga sebagai arahan Presiden Prabowo agar pemerintah fokus pada peningkatan keselamatan di jalur perlintasan langsung atau sebidang kereta api.
Paling banyak yang dikeluhkan masyarakat di antaranya perlintasan sebidang di Kelurahan Latek dan Pasar Ngopak. Pada perlintasan Latek, sering terjadi korban terjatuh dari motor karena rel kereta yang licin apalagi saat hujan. Hal tersebut terjadi karena Persilangan rel dengan jalan tidak 90°.
Mas Rusdi, sapaan akrabnya, memberikan inisiatif adanya pemasangan flyover di perlintasan sebidang Kelurahan Latek. Pihaknya, juga mengajukan pembangunan 30 perlintasan yang belum ada palang pintu.
“Kita berusaha untuk terus meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Kita masih perlu kajian dan akan melakukan koordinasi lanjutan, karena Latek ini adalah jalur nasional,” ujar Mas Rusdi.
Menanggapi hal tersebut, PT KAI telah melakukan perawatan berkala terhadap perlintasan sebidang di Latek. PT KAI juga siap berkoordinasi hingga rencana bisa terealisasi.
Edi Suryanto, Ketum SPKA, yang turut hadir juga mendukung adanya inisiatif Bupati Rusdi, “Kami hadir untuk mendukung tindak lanjut yang luar biasa dari Pak Bupati terkait rencana pembangunan flyover dan pemasangan palang pintu. Sehingga tertutup potensi dan meningkatkan keselamatan masyarakat dan perjalanan kereta api.”




