Surabaya, jurnal9.tv – DPW Partai NasDem Jawa Timur menyerahkan sapi qurban seberat 700 kg ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU). Sapi diserahkan langsung ketua DPW, Lita Machfud Arifin ke Wakil Sekretaris PWNU HM Taufik Mukti.

Taufik memaparkan bahwa penyerahan hewan kurban dalam rangka perayaan hari raya Iduladha 1447 Hijriyah dari DPW Partai NasDem Jawa Timur sudah menjadi agenda rutin tahunan, yang berlangsung pada Selasa (26/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, DPW NasDem Jatim menyerahkan satu ekor sapi jenis limosin berbobot kurang lebih 700 kilogram kepada PWNU Jawa Timur.

Menurut Taufik, sampai saat ini PWNU Jawa Timur sudah menerima 13 ekor hewan kurban yang berasal dari berbagai mitra dan lembaga.

Bantuan hewan kurban tersebut, disebutnya datang dari sejumlah pihak, antara lain Polda Jawa Timur, DPW Partai NasDem, PDI Perjuangan, Partai Golkar, PAN, serta beberapa lembaga kemitraan lainnya.

“Tahun ini PWNU Jawa Timur mendapat cukup banyak hewan kurban dari beragam pihak. Kami bersyukur karena ini sangat membantu warga Nahdliyin di Jawa Timur,” kata Taufik yang juga menjabat Direktur Rumah Tangga PWNU Jatim.

Ia memaparkan, proses penyembelihan hewan kurban dijadwalkan berlangsung pada Kamis, satu hari setelah Hari Raya Idul Adha.

Sementara itu, penyaluran daging kurban sudah mulai dilakukan lebih awal dengan sistem pembagian berdasarkan wilayah atau zona.

Zona distribusi tersebut mencakup kawasan Mataraman, Tapal Kuda, Madura, Pantura, sampai Malang Raya. Penyaluran dilakukan melalui jaringan pesantren serta kantor PCNU di tingkat kabupaten dan kota supaya distribusi bisa menjangkau masyarakat secara merata.

Taufik menambahkan, momentum Idul Adha tidak hanya terkait ibadah kurban, tetapi juga memiliki nilai sosial dan kemanusiaan yang kuat.

Menurutnya, bulan Dzulhijjah menghadirkan dua momentum besar bagi umat Islam, yakni pelaksanaan ibadah haji dan semangat berbagi lewat penyembelihan hewan kurban.

“Ada dua momentum besar di bulan Dzulhijjah, yaitu ibadah haji yang saat ini memasuki fase wukuf di Arafah, dan momentum sosial kemanusiaan melalui penyembelihan hewan kurban,” ucapnya.

PWNU Jawa Timur juga masih membuka penerimaan hewan kurban hingga hari tasyrik atau tiga hari setelah Idul Adha.

Sedangkan untuk proses penyembelihan, lanjutnya, PWNU melibatkan tenaga profesional dari Juru Sembelih Halal (Juleha) agar memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai syariat.

“Kami menggunakan tenaga Juleha supaya proses penyembelihan sesuai standar syariat dan berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Jawa Timur, Lita Machfud Arifin, menyampaikan bahwa tahun ini pihaknya menyalurkan sekitar 155 hewan kurban yang didistribusikan ke berbagai daerah di Jawa Timur.

Menurut Lita, ibadah kurban tidak hanya sekadar bentuk ritual keagamaan, melainkan juga simbol kepedulian sosial dan kemanusiaan yang dapat mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.

“Kami meyakini bahwa kurban bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian kemanusiaan untuk mempererat persaudaraan dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Lita.

Ia menegaskan pentingnya menjaga sinergi antara organisasi masyarakat, elemen kebangsaan, serta seluruh komponen umat guna memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Lita berharap hewan kurban yang disalurkan DPW Partai NasDem Jawa Timur bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas sekaligus menjadi wujud nyata semangat gotong royong kader partai di berbagai daerah di Jawa Timur.