Jakarta, jurnal9.tv – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Haji dan Umrah RI, Mochammad Irfan Yusuf, serta Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, ke Hambalang, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).
Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas laporan pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi sekaligus mengevaluasi berbagai aspek layanan kepada jemaah Indonesia di Tanah Suci.
Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan Presiden memberikan perhatian besar terhadap penyelenggaraan ibadah haji, khususnya terkait peningkatan kualitas pelayanan bagi jemaah Indonesia.
“Hari ini dipanggil Pak Presiden untuk menyampaikan laporan terkait pelaksanaan haji yang sudah berlangsung. Perhatian Presiden terhadap impian umat Islam Indonesia untuk mendapatkan pelayanan haji yang prima merupakan hal yang sangat penting,” kata Dahnil kepada awak media usai pertemuan.
Menurutnya, Presiden ingin mendapatkan gambaran langsung mengenai berbagai perbaikan yang perlu dilakukan agar kualitas layanan haji terus meningkat pada musim-musim haji berikutnya.
Dahnil mengungkapkan Kementerian Haji dan Umrah telah mengidentifikasi sekitar 20 poin evaluasi yang akan menjadi bahan pembahasan bersama Presiden.
“Ada sekitar 20 poin perbaikan yang kami siapkan dan akan disampaikan kepada Bapak Presiden,” ujarnya.
Meski tidak merinci seluruh poin tersebut, Dahnil mengakui bahwa aspek kesehatan jemaah menjadi salah satu isu yang turut mendapat perhatian dalam evaluasi penyelenggaraan haji tahun ini.
Menurutnya, Presiden Prabowo memiliki komitmen kuat untuk memastikan umat Islam Indonesia dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan mendapatkan pelayanan terbaik.
“Pak Prabowo ingin memfasilitasi mimpi umat Islam untuk berhaji agar bisa berjalan dengan baik. Itu menjadi catatan penting beliau,” katanya.
Dahnil menegaskan bahwa laporan yang disampaikan kepada Presiden tidak hanya memuat capaian penyelenggaraan haji, tetapi juga berbagai rekomendasi perbaikan sebagai bahan persiapan penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang.
“Catatan Pak Presiden adalah mimpi sebagian besar umat Islam untuk berhaji harus dilaksanakan dengan baik. Karena itu, hari ini kami melaporkan pelaksanaan haji sekaligus berbagai langkah pembenahan ke depan,” tandasnya.
M. Hariri, Media Center Haji 2026




