Surabaya, jurnal9.tv – Pengemudi Toyota Alphard N 1882 ACI, Yusuf, warga Probolinggo, mengaku kecelakaan beruntun di Jalan Menur Pumpungan, Surabaya, terjadi setelah dirinya mengantuk saat berhenti di lampu merah.
Yusuf mengaku sedang tidak enak badan dan baru saja mengonsumsi obat. Saat lampu lalu lintas menyala merah, ia berhenti di tengah kemacetan. Namun, tanpa disadari, dirinya tertidur sesaat.
Situasi berubah ketika seseorang mengetuk kaca mobilnya. Yusuf mengaku kaget dan justru keliru menginjak pedal gas.
Itu kan macet, lampu merah. Saya berhenti, ngantuk, ketiduran. Terus didokdok, diketuk kaca mobilnya. Keliru nginjek gas saya. Gak sadar saya,”* kata Yusuf.
Yusuf juga membenarkan dirinya dalam kondisi mengantuk setelah meminum obat. Ia mengaku menyesal atas kecelakaan yang terjadi.
“Iya, ngantuk habis minum obat saya,” ujarnya.
Kesalahan menginjak pedal tersebut membuat Alphard melaju kencang dan menghantam 10 sepeda motor serta tiga mobil. Tabrakan beruntun tak terhindarkan hingga kendaraan-kendaraan yang berada di depannya mengalami kerusakan.
Tak hanya kendaraan, sebuah gerobak bakso juga ikut dihantam. Gerobak tersebut rusak parah, sementara dagangan bakso dan perlengkapannya berhamburan di jalan.
Toyota Alphard yang dikemudikan Yusuf juga mengalami kerusakan berat pada bagian depan. Kondisi kendaraan sempat memicu kemarahan warga hingga Yusuf nyaris menjadi sasaran amukan massa.
Sejumlah kendaraan lain yang terlibat kecelakaan turut mengalami kerusakan. Bagian depan maupun belakang mobil terlihat ringsek akibat benturan beruntun.
Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Polsek Sukolilo dan Polrestabes Surabaya. Yusuf telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan terkait penyebab kecelakaan dan memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan belasan kendaraan menjadi korban. (Tok)




