Madinah, jurnal9.tv — Suasana haru dan penuh semangat menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara Prince Mohammed bin Abdulaziz (AMAA) Madinah. Di tengah padatnya arus kedatangan, dedikasi petugas haji Indonesia di Daerah Kerja (Daker) Bandara mendapat apresiasi dari tim pemantau lapangan KJRI Jeddah.
Pelaksana Perlindungan Jemaah (Linjam) Imigrasi KJRI Jeddah, Moi Noto, yang melakukan monitoring langsung pada Minggu (3/5) malam, menyampaikan kepuasannya terhadap kinerja petugas di lapangan. Ia menilai koordinasi yang solid membuat proses kedatangan jemaah berjalan lancar dan tertata.
Menurut Moi Noto, petugas haji menunjukkan respons yang cepat dan sigap, terutama dalam memberikan bantuan kepada jemaah lanjut usia (lansia).
“Petugas sangat membantu, khususnya bagi jemaah lansia. Ini temuan langsung kami di lapangan dan patut diapresiasi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan masuk dalam kategori sangat memuaskan. Berdasarkan wawancara dengan sejumlah jemaah, mereka merasa terbantu oleh sikap petugas yang kooperatif sejak pertama kali tiba di Tanah Suci.
Dari sisi keimigrasian, Moi Noto mencatat adanya peningkatan signifikan dalam pengelolaan dokumen perjalanan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya masih ditemukan kendala yang mengharuskan penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP), tahun ini kondisi tersebut tidak lagi terjadi.
“Alhamdulillah hingga saat ini belum ada penerbitan SPLP. Ini menunjukkan koordinasi dokumen sudah jauh lebih baik,” jelasnya.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Kloter 9 Padang (PDG 09), Uma Fahmi. Ia mengungkapkan bahwa proses kedatangan berjalan lancar mulai dari turun pesawat, pemeriksaan imigrasi, hingga menuju bus pengangkut jemaah.
“Petugas sudah menyambut sejak di gate pesawat dan langsung memandu kami hingga ke paviliun haji. Semua berjalan lancar,” katanya.
Ia juga menyoroti implementasi kebijakan “Haji Ramah Lansia” yang dinilai sangat membantu jemaah lanjut usia dalam menjalani proses kedatangan di bandara.
Dengan pelayanan yang semakin baik, para jemaah diharapkan dapat menjalani rangkaian ibadah haji dengan lebih nyaman dan tenang sejak pertama kali menginjakkan kaki di Tanah Suci.
M. Hariri, Media Center Haji 2026, Daker Bandara




