Semarang, jurnal9.tv – Asosiasi Rumahsakit Nahdlatul Ulama (ARSINU), mendapatkan anugerah
Yakes Partner Award 2026, Melayani Sepenuh Hati dari Yayasan Kesehatan Telkom Indonesia, ahad (24/5) di Graha Merah Putih, Lantai 8, Semarang, Jawa Tengah.
Penghargaan diberikan oleh Direktur Utama Yakes Telkom Ir Tri Priyo Anggoro kepada Ketua ARSINU yang juga Ketua Lembaga Kesehatan (LKNU) PBNU, dr. Zulfikar As’ad dalam katagori ‘Best Hospitality ini Healthcare Partner’. Hadir dalam kesempatan itu, beberapa Direktur Rumahsakit NU, yakni Direktur RSI Surabaya Jemursari, RSI Surabaya A Yani, RSI Sakinah Mojokerto, RSNU Tuban, RSNU Demak dan RS Muslimat Ponorogo.
Direktur Utama Yakes Telkom Ir Tri Priyo Anggoro mengatakan, pihaknya selalu mendapatkan feedback dari para karyawan, pensiunan dan keluarganya setelah mendapatkan pelayanan dari Rumahsakit mitra yang jumlahnya cukup banyak. Yankes Telkom menunjuk beberapa rumah sakit mitra untuk memberikan pelayanan, termasuk di antaranya Rumahsakit anggota ARSINU. “Karena itulah dalam kesempatan ini Yakes Telkom memberikan penghargaan atas keramahan, hospitality dan kenyamanan yang diberikan oleh civitas hospitalia Rumahsakit ARSINU kepada keluarga besar Telkom,” tambahnya.
Menurut Gus Ufik, panggilan akrab dr Zulfikar As’ad, ajang ini merupakan bentuk apresiasi Yakes Telkom, pengelola penanganan kesehatan bagi para karyawan, pensiunan Telkom dan keluarganya yang berjumlah puluhan ribu di seluruh Indonesia. “Alhamdulillah, pada hari ini saya sangat bersyukur, penghargaan dari Yakes Telkom ini kepada RSNU merupakan kado istimewa di tengah upaya kami meningkatkan layanan terbaik di bidang kesehatan kepada masyarakat luas, termasuk kalangan karyawan dan pensiunan Telkom beserta keluarganya,” jelas Gus Ufik.
Bagi ARSINU, lanjutnya, meski baru satu tahun melaksanakan kerjasama dengan Yakes Telkom, namun pada kenyataannya Rumah Sakit ARSINU telah memberikan pelayanan memuaskan kepada keluarga besar Telkom. Hal ini terlihat dari data yang terhimpun di Rumah Sakit Anggota ARSINU maupun data yang tercatat di Yakes Telkom. “Award ini betul-betul sangat kami syukuri, sebagai buah dari pelayanan tulus dan terbaik selama ini, melalui petugas khusus di layanan depan, khususnya bagi keluarga besar Telkom,” ungkapnya.
Gus Ufik menceritakan Kemitraan Yankes Telkom dengan Rumahsakit NU dimulai ketika Arsinu mengundang pihak Yakes Telkom untuk meninjau layanam RSI Jemursari dan RSI A Yani Surabaya, dan disambut langsung Ketua YARSIS Prof Muhammad Nuh. Kesempatan itu sekaligus menjadi ‘tour of hospital’ melihat berbagai sarana dan fasilitas Rumahsakit yang memang dipersiapkan untuk semua klas hingga layanan Presiden Suite. “Dari sini kemudian ditandantangani kesepahaman atau MoU antara Yankes Telkom dengan rumahsakit NU,” tuturnya.
Ke depan, Arsinu berharap, award ini dapat lebih meningkatkan layanan Rumahsakit NU sehingga kerjasama dapat lebih ditingkatkan lagi dan mendorong kesiapan semua Rumahsakit ARSINU untuk memberikan layanan terbaiknya. Ciri beda Rumahsakit NU, tambah Gus Ufik, di samping memberikan pengobatan dari sisi medis, juga memberikan pendampingan ibadah untuk pasien, sebagaimana tuntunan doa, wudlu, tayamum, sholat termasuk untuk pasien yang secara medis diperkirakan tidak mungkin dapat ditolong sehingga mengijinkan keluarga pasien mendampingi atau bahkan layanan memandikan dan memgkafani jenazah bagi yang Muslim. “Bagi yang beragama lainpun kami siap membantu untuk memgkomunikan dengan rohaniawan sesuai Agama pasien,” tegasnya. (*)



