Surabaya, jurnal9.tv – Kodam V/Brawijaya menerima kendaraan pemadam kebakaran tahap II sebanyak 50 unit dari Kementerian Pertahanan Kemenhan Ri sehingga total keseluruhan dari tahap I dan II mencapai 100 unit. Kendaraan tipe fire engine truck ini merupakan pengadaan dari Kementerian Pertahanan RI Tahun Anggaran 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Penyerahan berlangsung di Lapangan Hitam Brawijaya Kodam V pada Kamis (16/4/2026), diawali upacara resmi yang dipimpin Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin.

“Penyerahan kendaraan pemadam kebakaran ini merupakan wujud nyata perhatian dan komitmen pemerintah dalam mendukung kelancaran tugas satuan menghadapi kebakaran,” jelas Pangdam dalam sambutannya.

Masing-masing unit mobil pemadam kebakaran dilengkapi pompa dan tangki air berkapasitas 4.500 liter. Pangdam mengingatkan para Dansat untuk rutin mengecek kesiapan kendaraan beserta personelnya. “Perlu saya sampaikan juga kepada seluruh satuan dan personel penerima, agar selalu menjaga dan merawat dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Usai upacara, acara dilanjutkan prosesi penyerahan simbolis kepada perwakilan satuan jajaran Kodam V/Brawijaya, kemudian demonstrasi penggunaan kendaraan melalui simulasi pemadam kebakaran.

Dari total 100 unit, sebanyak 80 unit akan berada di bawah kendali satuan jajaran Kodam V, sementara 20 unit lainnya di bawah kendali Kostrad. Untuk mendukung operasional, disiapkan pelatihan bagi operator dan kru agar mampu mengoperasikan peralatan secara optimal.

“Jadi untuk jajaran Kodam, tiap-tiap kodim nanti ada 1 unit damkar ini plus kru-nya atau operator-nya, termasuk di batalyon-batalyon. Masyarakat sekitar yang membutuhkan dalam keadaan berat bisa langsung menghubungi satuan-satuan jajaran kita. Insya Allah kita bisa merespon dengan baik,” pungkas Pangdam.

Rudy Saladin berharap unit ini dapat mengatasi bahaya kebakaran di satuan dan lingkungannya, sehingga pelaksanaan tugas berlangsung lebih efektif, efisien, dan responsif serta mampu menjawab berbagai tantangan di lapangan.

“Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan dinas pemadam kebakaran daerah, pemerintah daerah, serta komponen masyarakat lainnya”, tutupnya