Surabaya, jurnal9.tv – Selama hampir sepuluh tahun menjalin kerja sama diplomatik, Australia dan Indonesia membangun kemitraan yang luas dan berkelanjutan. Kerja sama pembangunan meliput bidang pendidikan, infrastruktur, ketahanan iklim, tata kelola pemerintahan, dan inklusi sosial.
Sejak tahun 2024, Australia bekerja sama di bawah Rencana Kemitraan Pembangunan Australia-Indonesia 2024-2028.
Transformasi ekonomi yang adil dan berkelanjutan, pembangunan masyarakat tangguh terhadap iklim, dan penguatan kelembagaan menjadi fokus dari kerja sama tersebut.
Direct Aid Program
Di Jawa Timur dan Jawa Tengah, Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Suarabaya mendukung masyarakat setempat melalui Program Bantuan Langsung (Direct Aid Program) yang berkolaborasi dengan Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga (RSKKA).
Sinergi tersebut dilakukan dengan tujuan mewujudkan pemerataan kesehatan bagi masyarakat kepulauan.
Konjen Australia menyadari bahwa promosi kesehatan, pencegahan penyakit, dan deteksi dini memainkan peran yang sangat penting dalam mengurangi dampak penyakit serius dan yang mengancam jiwa.
Namun bagi banyak orang yang tinggal di komunitas terpencil dan kepulauan, akses terhadap layanan esensial ini masih terbatas. Sehingga kehadiran RSKKA yang bekerja sama dengan Konjen Australia menjadi angin segar bagi komunitas masyarakat kepulauan.
Sebagai dukungan atas program sinergi tersebut, Wakil Konsul Jenderal dari Konsulat Jenderal Australia di Surabaya telah menghadir seremoni pelepasan RSKKA di Pelabuhan Kalimas Surabaya pada Minggu (12/7/2026).
Kapal rumah sakit ini akan membawa edukasi kesehatan dan layanan perawatan medis secara langsung kepada masyarakat di wilayah-wilayah tersebut. Terutama yang berkaitan dengan penyakit-penyakit berbahaya. Dengan menjangkau masyarakat langsung di tempat tinggal mereka, inisiatif ini akan membantu meningkatkan derajat kesehatan dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Selanjutnya, Cak Glen Askew dari perwakilan Konsulat Jenderal Australia di Surabaya juga menyambangi pelayanan di Pulau Raas. Ia ikut hadir dalam pembukaan seminar edukasi kesehatan seks dan pernikahan dini untuk siswa MA Sirajul Akhyar Pulau Raas.
Kemitraan Berkelanjutan
“Australia dan Indonesia memiliki sejarah panjang dalam bekerja sama untuk mengatasi tantangan kesehatan yang dihadapi kawasan kita bersama,” ujar Menteri Pembangunan Internasional, Usaha Kecil, dan Urusan Multikultural Australia, Yang Terhormat Dr Anne Aly MP saat melakukan kunjungan ke Indonesia.
Kemitraan ini berlanjut melalui Kemitraan Australia–Indonesia untuk Transformasi Kesehatan (KITA SEHAT). KITA SEHAT nantinya akan mempromosikan kesejahteraan serta ketahanan keluarga dan masyarakat di seluruh Indonesia. Kemitraan berdurasi delapan tahun ini dirancang untuk memperkuat kapasitas Indonesia dalam mencegah, mendeteksi, dan merespons penyakit menular pada manusia maupun hewan, serta keadaan darurat kesehatan.
Program ini juga berfokus pada pembangunan sistem kesehatan yang tangguh yang mampu memberikan layanan kesehatan primer yang adil dan inklusif.
Selain dengan Konjen Australia, pada Bakti 2026 kali ini, RSKKA juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Antara lain sponsor dari HCML SKK Migas dan OneMed. Kemenkes RI, IDI, BPJS Kesehatan, RSUD Dr Soetomo, Aperindo, Pelindo, dan Pemerintah Kabupaten Sumenep juga turut mengiringi pengabdian RSKKA.
“Semoga melalui kolaborasi ini, semakin banyak program kemitraan yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Khususnya untuk masyarakat kepulauan,” dr Agus Harianto SpB, Direktur Utama RSKKA (Tok)




