Lumajang, jurnal9.tv – SMP Negeri 04 Lumajang terus berupaya meningkatkan nilai religius dan pembentukan karakter peserta didik melalui berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah.

Di bawah kepemimpinan Kepala SMPN 04 Lumajang, Mamik Setiyawati, sekolah menerapkan program mengaji Al-Qur’an secara rutin sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Para siswa mengikuti kegiatan tersebut selama kurang lebih 1,5 jam setiap hari dengan bimbingan pengajar dari Tartila.

Program tersebut menjadi salah satu upaya sekolah untuk membiasakan siswa membaca dan mencintai Al-Qur’an, sekaligus membangun karakter religius dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya mengaji Al-Qur’an, SMPN 04 Lumajang juga memiliki sejumlah kegiatan keagamaan lainnya, di antaranya sholat duha dan istigosah yang dilaksanakan setiap hari Jum’at.

Khusus pada Jum’at manis, kegiatan istigasah dilaksanakan bersama wali murid di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara pihak sekolah dengan orang tua siswa dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik.

Menurut Mamik Setiyawati, program pembiasaan keagamaan yang diterapkan di sekolah telah memberikan dampak positif terhadap perkembangan siswa. Bahkan, tidak sedikit lulusan SMPN 04 Lumajang yang kemudian mampu menghafal Al-Qur’an.

“Tak jarang anak yang lulus dari SMP 4 kemudian hafiz Qur’an. Tahun ini ada satu siswa yang lulus dengan hafiz Qur’an,” ujar Mamik Setiyawati.

Ia berharap kegiatan keagamaan yang dilakukan secara konsisten tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga membentuk sikap dan perilaku yang lebih baik.

Dengan penguatan nilai-nilai religius, siswa diharapkan semakin memiliki rasa hormat dan taat kepada orang tua maupun guru. Selain itu, suasana belajar di sekolah diharapkan menjadi semakin nyaman, kondusif, dan mendukung perkembangan karakter serta prestasi siswa.

“Melalui pembiasaan seperti ini, kami berharap anak-anak tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai karakter yang baik, menghormati orang tua dan guru, serta memiliki bekal keagamaan dalam kehidupan mereka,” pungkasnya.(Ard)