Lamongan, jurnal9.tv – Memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-92, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Lamongan mempertegas komitmennya sebagai benteng ulama sekaligus mitra strategis pemerintah. Mengusung spirit “Bersatu, Berperan untuk Negeri”, organisasi pemuda nahdliyin ini siap mengakselerasi pembangunan hingga ke level akar rumput.
Komitmen tersebut dibuktikan melalui Apel Gelar Pasukan GP Ansor se-Kabupaten Lamongan yang digelar di halaman Wisata Religi Sendangduwur, Kecamatan Paciran, Jumat (24/04/2026).
Momentum ini menjadi simbol kesiapan kader Ansor-Banser dalam mengawal agenda nasional dan daerah.
Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, yang hadir mewakili Bupati Yuhronur Efendi, memberikan apresiasi mendalam atas peran konkret Ansor selama ini. Ia menyoroti kontribusi organisasi dalam penguatan ekonomi melalui sektor koperasi.
”Salah satu peran strategis yang dilakukan GP Ansor adalah penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Saat ini tercatat lebih dari 200 KDMP di Lamongan, di mana 100 unit sudah beroperasi aktif. Ini langkah nyata membangun kemandirian ekonomi dari desa,” ujar Wabup Dirham.
Selain ekonomi, Pemkab Lamongan berharap GP Ansor menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mengingat Lamongan memiliki 474 desa/kelurahan (terbanyak di Jawa Timur), kekuatan basis massa Ansor yang menjangkau pelosok desa menjadi modal utama distribusi program agar tepat sasaran.
Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musyafa’ Syafril, yang turut hadir dalam apel tersebut menegaskan bahwa transformasi Ansor saat ini adalah menjadi elemen bangsa yang solutif, meliputi implementasi Asta Cita, dimana Kader Ansor dan Banser diinstruksikan terlibat aktif dalam menyukseskan program prioritas nasional Presiden Prabowo serta Ansor tidak lagi hanya hadir dalam ruang seremonial, tetapi menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.
Menutup rangkaian apel, Ketua PC GP Ansor Lamongan, Muhlisin, mengungkapkan bahwa militansi kader harus berbanding lurus dengan kemanfaatan bagi umat.
”Melalui semangat Harlah ke-92, kami siap menjadi mitra pembangunan sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial. Ansor adalah agen perubahan yang membawa harapan untuk masa depan bangsa,” pungkasnya di hadapan ribuan pasukan hijau-loreng.
Dengan soliditas yang terjaga, GP Ansor Lamongan bertekad memastikan bahwa setiap gerak organisasi dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas, selaras dengan nafas perjuangan Nahdlatul Ulama.




