Lamongan, Jurnal9.tv – Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan terus bergerak progresif dalam meningkatkan mutu pendidikan dan relevansi lulusannya di dunia kerja. Langkah konkret ini diwujudkan melalui gelaran Focus Group Discussion (FGD) bersama alumni dan pemangku kepentingan (stakeholder) lintas sektor.
Agenda strategis yang berlangsung dinamis ini dihadiri oleh jajaran rektorat, dekanat, ketua program studi, perwakilan alumni, hingga mitra industri. Kolaborasi ini dirancang sebagai ruang serap aspirasi guna menyelaraskan arah kebijakan kampus dengan kebutuhan riil di masyarakat dan dunia kerja.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Syiar Keislaman Aswaja Annahdliyah Unisda, Mahbub Junaidi, M.Th.I., menegaskan pentingnya membangun network capital (modal jejaring) yang kuat antara kampus, alumni, dan dunia usaha.
“Setiap lembaga, sebesar apa pun, tetap membutuhkan masukan dan evaluasi dari berbagai pihak. Alumni dan stakeholder memiliki peran penting dalam memberikan perspektif yang objektif agar institusi dapat terus berbenah, berkembang, dan memberikan layanan yang lebih baik,” ujar Mahbub Junaidi.
Sejalan dengan hal tersebut, Rektor Unisda Lamongan, Muhammad Hafidh Nashrullah, S.E., M.M., menyampaikan bahwa komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat merupakan amanah dan semangat para pendiri Unisda yang terus dijaga hingga kini.
Rektor menekankan bahwa pembenahan di Unisda dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, mulai dari infrastruktur, tata kelola kelembagaan, layanan akademik, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Unisda senantiasa memikirkan bagaimana dapat terus melayani masyarakat dengan lebih baik. Karena itu, kami tidak pernah berhenti berbenah di berbagai sektor agar kualitas layanan dan pendidikan yang diberikan semakin meningkat,” tegas Rektor Hafidh.
FGD yang berlangsung interaktif ini melahirkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan menjadi pijakan Unisda dalam merumuskan kebijakan akademik ke depan. Beberapa poin penting yang disepakati meliputi penyelarasan Kurikulum, yakni Menyesuaikan materi kuliah dengan dinamika dan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Peningkatan Kompetensi bertujuan membekali mahasiswa dengan sertifikasi keahlian khusus dan penguatan soft skills.
Selain itu, Akselerasi Kerja Sama juga menjadi rekomendasi strategis memperluas jejaring kemitraan untuk program magang dan penyerapan kerja lulusan yang lebih cepat.
Melalui sinergi kuat bersama alumni dan para mitra, Unisda Lamongan optimis dapat terus tumbuh sebagai perguruan tinggi yang unggul, adaptif, serta konsisten melahirkan generasi berkualitas yang berkarakter Aswaja Annahdliyah.




