Surabaya, jurnal9.tv – Suasana Posko Terpadu Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dipenuhi doa untuk para korban musibah tenggelamnya KMP Virgo Transport 8, Kamis (17/9/2026) malam.
Sejumlah jemaah, perwakilan keluarga korban, serta komunitas maritim berkumpul dalam kegiatan tausiyah dan doa bersama yang digelar selepas salat Isya sekitar pukul 19.30 WIB. Doa dipanjatkan untuk korban yang telah ditemukan maupun mereka yang hingga kini masih dalam pencarian.
Kegiatan tersebut diinisiasi Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Jawa Timur, Anak Muda Bubuhan Banjar (AMBB) Jatim, dan Majelis Taklim (MT) Sirrul Qulub Surabaya. Tausiyah dan doa dipimpin Abuya Dhanigemoy.
Di tengah proses pencarian yang masih berlangsung, doa juga ditujukan bagi tim SAR gabungan yang melakukan penyisiran, termasuk pencarian bawah air. Para jemaah berharap seluruh personel diberi keselamatan dan proses pencarian korban yang belum ditemukan berjalan lancar.
Dukungan moril juga datang dari komunitas sesama sopir. Sebelumnya, rekan-rekan sopir menggelar tabur bunga di kawasan dermaga Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (15/9/2026).
Branch Manager Kalimas Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya, mengatakan Pelindo turut berduka atas musibah tersebut dan memastikan Posko Terpadu di Terminal Penumpang GSN tetap difungsikan untuk membantu keluarga korban.
“Kami atas nama manajemen Pelindo menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas musibah yang menimpa KMP Virgo Transport 8,” kata Ana.
Menurutnya, posko tersebut tidak hanya menjadi tempat koordinasi, tetapi juga ruang bagi keluarga korban untuk mendapatkan informasi dan pendampingan selama proses penanganan musibah.
Posko Terpadu beroperasi selama 24 jam untuk mendukung koordinasi dengan tim SAR, penyampaian informasi manifes resmi, serta pendampingan proses identifikasi korban oleh Tim DVI Polda Jatim.
Selain itu, Terminal Penumpang GSN juga memfasilitasi proses antemortem bagi keluarga korban dan kebutuhan lainnya selama proses evakuasi serta pencarian masih berlangsung.
Ana berharap doa dan ikhtiar seluruh pihak dapat memberikan kekuatan kepada keluarga korban yang tengah menunggu kabar anggota keluarganya.
“Semoga ikhtiar dan doa kita bersama dapat memberikan ketabahan serta kekuatan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya. (Tok)




