Jombang, jurnal9.tv – Memperingati 25 tahun kiprah pengabdian nahdliyin di Britania Raya, Keluarga Besar Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama United Kingdom (PCINU UK) menggelar Silaturrahim Lintas Generasi Alumni KBNU UK di Theater Room Universitas Pesantren Tinggi Darul ‘Ulum (Unipdu), Kompleks Pondok Pesantren Darul Ulum, Rejoso, Peterongan, Jombang, Jumat (28/08/2026). Pertemuan perdana sejak berdirinya organisasi pada 2001 ini menjadi momentum strategis konsolidasi diaspora intelektual santri lulusan kampus-kampus ternama dunia.

Ketua Yayasan Pesantren Tinggi Darul ‘Ulum (YAPETIDU), Drs. KH. M. Zaimuddin As’ad, M.S., menyambut hangat kehadiran para alumni. Dalam sambutannya, Kyai Zaimuddin menekankan pentingnya para lulusan universitas top dunia membagikan pengalaman akademik dan dinamika kehidupan global kepada santri di pesantren. Langkah ini dinilai esensial untuk memantik motivasi santri melanjutkan studi ke luar negeri sekaligus memperkuat citra positif Nahdlatul Ulama dan pesantren di ruang publik.

Ketua PCINU UK, Ustadz Abdul Syakir, menjelaskan bahwa silaturrahim ini berfokus pada tiga agenda utama: ajang temu kangen perdana lintas angkatan, pemetaan potensi kader nahdliyin alumni Inggris, serta pembentukan wadah resmi alumni Keluarga Besar NU UK (KBNU UK). Selain merefleksikan capaian legalitas resmi PCINU UK sebagai Community Interest Company (CIC) di Inggris dan kiprah budayanya di Trafalgar Square London, ia juga menitipkan harapan menuju Muktamar ke-35 NU agar PBNU mengoptimalkan potensi kader muda, khususnya penerima beasiswa sains dan teknologi (STEM), setibanya mereka di tanah air.

Suasana temu kangen kian dinamis melalui sesi bincang-bincang lintas generasi yang dipandu Farid Achmad, Ph.D. Forum diskusi ini mempertemukan perspektif lintas disiplin dari para narasumber, seperti Dr. Abdul Ghoffar, MBA (Wakil Rektor UNU Yogyakarta & alumni University of Abertay Dundee), Muhammad Izzul Haq, Ph.D. (alumni London School of Economics and Political Science), dr. H. Fahad, M.Sc. (alumni University College London), serta Ashlaha Baladina Zaimuddin, M.A. (alumni University of Leeds) yang bertindak sebagai tuan rumah.

Dalam forum tersebut, Dekan Fakultas Dirasah Islamiyah (FDI) UNU Yogyakarta, Hamdi Putra Ahmad, M.Phil., menegaskan bahwa perjumpaan dengan para perintis awal (assābiqūnal awwalūn) PCINU UK memberikan teladan pentingnya menjaga integritas nilai keaswajaan meski berada di tengah lingkungan minoritas. Sementara itu, Farid Achmad menggarisbawahi peran strategis diaspora sebagai jembatan penghubung pesantren dengan dunia internasional, membuktikan bahwa tradisi pesantren dapat berjalan beriringan dengan capaian prestasi global.

Nuansa keakraban berlanjut saat rombongan alumni diajak berkeliling menikmati suasana asri Pondok Pesantren Darul Ulum menggunakan kereta kelinci untuk mengunjungi salah satu SMA terbaik di Jawa Timur, yakni SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Cambridge International School yang merupakan salah satu unit pendidikan di PP. Darul Ulum Jombang. Agenda kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah serta pembentukan organisasi atau wadah alumni KBNU UK. Melalui musyawarah mufakat, forum menyepakati susunan kepengurusan yang menetapkan Idham Effendi, Ph.D. sebagai Ketua, Muhammad Nuryazidi, Ph.D. sebagai Wakil Ketua, dan Ashlaha Baladina Zaimuddin, M.A. sebagai Sekretaris. Pertemuan bersejarah ini menegaskan pesan optimisme bahwa santri dengan kedalaman ilmunya siap tampil memimpin dan mewarnai peradaban dunia di mana pun berada.