Jombang,  jurnal9.tv – PT PLN (Persero) menyiagakan 128 personel untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Manajer PLN UP3 Mojokerto Firma Rahardja mengatakan, kesiapan tersebut dilakukan bersama PLN ULP Jombang sebagai bagian dari dukungan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terhadap pelaksanaan Muktamar NU yang berlangsung hingga 31 Agustus 2026.

“Kami mewakili PLN UP3 Mojokerto, mewakili UID Jawa Timur, bersama ULP PLN Jombang berkontribusi dalam menjaga keandalan listrik selama pelaksanaan Muktamar NU yang digelar di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang,” kata Firma.

Menurutnya, PLN telah melakukan koordinasi dengan panitia lokal untuk memetakan kebutuhan kelistrikan di seluruh lokasi yang digunakan selama Muktamar.

Total terdapat 24 lokasi yang menjadi bagian dari dukungan kelistrikan. Dari jumlah tersebut, sembilan lokasi menjadi lokasi utama. Sementara untuk agenda pembukaan, PLN memberikan perhatian khusus terhadap dua lokasi, yakni GOR Serbaguna dan Lapangan Untung Suropati.

Khusus untuk mendukung pelaksanaan pembukaan Muktamar NU, PLN menugaskan sekitar 90 personel. Sementara secara keseluruhan, sebanyak 128 personel disiapkan untuk melakukan pengamanan dan pemantauan kelistrikan selama 24 jam hingga berakhirnya Muktamar pada 31 Agustus mendatang.

Personel tersebut berasal dari kolaborasi sejumlah unit PLN, mulai dari UP3 Mojokerto, ULP Jombang, Unit Induk Distribusi, hingga Unit Pengatur Beban.

Pengamanan dilakukan untuk memastikan kebutuhan listrik di berbagai titik kegiatan dapat terpenuhi dan gangguan dapat segera ditangani apabila terjadi kendala.

Untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di arena Muktamar, PLN juga menyiapkan sejumlah perangkat pendukung.

Salah satunya adalah fasilitas mini SCADA yang digunakan untuk melakukan pemantauan dan pengendalian perangkat secara real time berbasis komputer.

Selain itu, PLN menyiapkan suplai dari sejumlah jalur pendukung, UPS, serta panel ATS untuk memastikan pasokan listrik tetap tersedia ketika terjadi gangguan pada sumber utama.

Firma mengatakan, PLN juga telah melakukan simulasi sebelum pelaksanaan Muktamar. Hasil simulasi menunjukkan sistem kelistrikan mampu beroperasi tanpa terjadi kedipan listrik.

“PLN saat melakukan simulasi berhasil menghasilkan listrik tanpa kedip,” ujarnya.

Kesiapan tersebut menjadi bagian dari langkah PLN mengantisipasi tingginya kebutuhan listrik selama pelaksanaan Muktamar NU ke-35 yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah.

Firma bersyukur pelaksanaan pembukaan Muktamar NU yang turut dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto dapat berlangsung dengan lancar dari sisi kelistrikan.

Menurutnya, kesiapan personel dan sistem pendukung akan terus dipertahankan hingga seluruh rangkaian Muktamar selesai.

PLN berharap dukungan kelistrikan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi panitia, peserta, maupun masyarakat yang hadir dalam rangkaian Muktamar NU ke-35 di Tambakberas.

“Alhamdulillah acara pembukaan Muktamar yang dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto berjalan dengan lancar. Kami berharap pelaksanaan Muktamar hingga tanggal 31 berjalan dengan baik,” pungkasnya.