Lumajang, jurnal9.tv – Anggota Komisi B DPRD, ketua fraksi PDIP Kabupaten Lumajang, H. Bukasan, S.Pd., M.M., memilih menghabiskan waktu dengan ngopi di warung kopi kecil di pinggir jalan.

Menurutnya, cara tersebut menjadi salah satu upaya untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mendengar langsung berbagai keluhan dan aspirasi warga.

H. Bukasan mengatakan, suasana warung kopi sederhana membuat komunikasi dengan masyarakat berlangsung lebih santai dan terbuka. Dengan begitu, ia dapat mengetahui persoalan yang dihadapi warga tanpa adanya sekat.

“Dengan demikian saya merasa lebih dekat dengan masyarakat dan bisa mengetahui keluh kesah masyarakat,” ujar H. Bukasan.

Selain menjadi tempat menyerap aspirasi, H. Bukasan menilai kebiasaannya ngopi di warung kecil juga merupakan bentuk dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurutnya, keberadaan warung kopi memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat bawah.

Sementara itu, Rokhim mengaku senang dengan kebiasaan H. Bukasan yang kerap ngopi bareng bersama masyarakat di warung kopi pinggir jalan. Dengan demikian, masyarakat bisa menceritakan keluh kesah mereka.

“Alhamdulillah dengan pak bukasan sering ngopi dan berbincang dengan masyarakat, masyarakat bisa menceritakan kondisi desa dan fasilitas umum. Salah satunya, kalau ada jalan berlubang kita adukan ke pak bukasan dan jalan tersebut cepat di benahi” kata Rokhim.

Ia berharap kebiasaan sederhana tersebut dapat menjadi contoh bahwa membangun komunikasi dengan masyarakat tidak harus dilakukan dalam forum resmi.

Melalui obrolan santai di warung kopi, berbagai masukan dan harapan warga dapat didengar secara langsung sekaligus memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Lumajang.(Ard)