Lamongan, jurnal9.tv – Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berlokasi di Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan Lamongan Kota, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kini menjadi tumpuan harapan baru bagi warga setempat.
Kehadiran koperasi ini dinilai mampu memutus rantai tengkulak bagi petani melon, sekaligus menghidupkan ekonomi pedagang kecil.
Menariknya, lokasi koperasi yang berdekatan dengan tempat pemakaman umum (TPU) dan kebun ini justru membuat kawasan tersebut tak lagi dianggap angker. Sebaliknya, suasana di sekitar makam kini menjadi lebih hidup.
Bagi para petani melon di Lamongan, kehadiran koperasi yang berdiri di sebelah area perkebunan ini sudah sangat dinanti. Warga menaruh harapan besar agar seluruh hasil panen melon mereka nantinya dapat langsung diserap oleh KDKMP.
Dengan adanya sistem satu pintu di koperasi, harga jual melon diharapkan bisa jauh lebih stabil. Langkah ini diyakini ampuh menghindarkan petani dari permainan harga yang kerap dimainkan oleh para tengkulak nakal.
”Kami sangat berharap koperasi ini bisa menyerap hasil panen langsung, jadi harga bisa stabil dan tidak dipermainkan tengkulak lagi,” ujar salah seorang petani melon, Samsuri.
Tidak hanya bagi petani melon, dampak positif juga dinantikan oleh para pedagang kecil dan pemilik warung di sekitar lokasi. Posisi koperasi yang berada dekat dengan pemukiman dirasa sangat memudahkan warga untuk mendapatkan akses logistik dengan harga lebih murah.
Heni, salah seorang pedagang jajanan dan pemilik warung kopi, berharap KDKMP bisa memangkas biaya operasionalnya dalam mendapatkan bahan dagangan. Koperasi ini sendiri rencananya akan resmi dibuka pada Agustus mendatang.
”Kalau belanja modalnya bisa lebih dekat dan murah di koperasi, tentu sangat membantu memotong biaya transportasi kami,” kata Heni.
Ada hal unik dari berdirinya KDKMP ini. Lokasi koperasi yang berdempetan langsung dengan area pemakaman umum sama sekali tidak dipermasalahkan oleh warga sekitar.
Justru dengan adanya aktivitas koperasi dan penataan kawasan yang baik, area pemakaman umum tersebut kini tidak lagi terlihat seram maupun angker. Sebaliknya, kawasan ini sekarang berubah menjadi lebih hidup dan ramai oleh deru aktivitas perekonomian warga.




