Home » Kenali Apa Itu Pendarahan Otak dan Cara Pencegahannya
kesehatan

Kenali Apa Itu Pendarahan Otak dan Cara Pencegahannya

Surabaya, Jurnal9.tv – Budayawan Emha Ainun Nadjib atau yang akrab disapa Cak Nun dirawat di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Budayawan dan cendekiawan muslim itu dikabarkan mengalami pendarahan otak. Kabar ini bermula dari beredarnya pesan singkat melalui WhatsApp yang menyebut Cak Nun tengah sakit. Menurut keterangan keluarga, saat ini kondisinya sedang dalam masa pemulihan.

Pendarahan otak yang dialami Cak Nun ini bisa menimpa siapa saja. Oleh karenanya kita perlu mengetahui apa saja gejala pendarahan otak.  

Pendarahan otak atau yang dikenal dengan stroke adalah sebuah serangan pada otak, dimana terjadi gangguan supply oksigen dan supply darah pada struktur-struktur otak atau dikenal dengan brain hemorrhage.

Kondisi stoke ini bisa disebabkan dua hal, bisa disebabkan karena sumbatan atau pecahnya pembuluh darah sehingga darah itu keluar dari pembuluh darah dan menyebabkan kondisi otak menjadi kekurangan oksigen dan kekurangan supply darah dan jaringan otak akan mengalami pembengkakan atau disebut dengan cerebral edema.

Pendarahan otak bisa menyerang siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Pada umumnya pada usia di atas 40 – 50 tahun.

Gejala yang dialami oleh penderita pendarahan otak bisa kita kenal dengan tanda-tanda BE-FAST, yaitu:

  • Balance (Keseimbangan)

Ketidak seimbangan dalam tubuh kita seperti pusing, terkadang juga ketika jalan, kepala akan terasa berputar

  • Eyes (Pandangan)

Ketika melihat sesuatu, paandangan mata akan kabur atau kurang jelas hingga mengalami rabun mata secara tiba-tiba

  • Face (Wajah)

Terjadinya ketidak seimbangan pada wajah penderita gejala ini seperti, senyum tidak simetris, separuh wajah menurun tidak seperti raut wajah orang yang sehat

  • Arm (Lengan)

Gerakan tangan atau kaki melemah, bahkan penderita ini akan merasa tungkainya lemah jadi, tidak bisa jalan dengan baik

  • Speech (Berbicara)

Kesulitan berbicara sehingga apa yang diucapkan menjadi kurang jelas.

Ketika mengalami gejala tersebut, jangan ragu untuk menghubungi dokter atau Rumah Sakit terdekat untuk menerima pertolongan pertama.

Penggumpalan darah di otak dapat disembuhkan dengan bantuan medis, baik itu obat-obatan atau bahkan melakukan operasi jika penyakit tersebut terlalu parah.

Selain itu, ada juga obat herbal yang disinyalir dapat mencegah penggumpalan darah di otak, yaitu dengan bawang-bawangan, sayuran, rumput laut, dan Habbatussauda.

Dikutip dari laman National Library of Medicine menyebutkan, Pendarahan intraserebral (ICH), stroke, adalah kondisi yang menghancurkan dimana hematoma terbentuk di dalam parenkin otak dengan atau tanpa perluasan darah ke ventrikel.
Untuk mencegah terjadinya Pendarahan Otak kepada kia, Ada beberapa tumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah Kesehatan tubuh. Seperti dilansir dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.


Bunga Telang
Bunga ini berwarna biru cerah dan ungu yang khas, kelopak berbentuk corong, serta mahkota berbentuk kupu-kupu.
Bunga Telang ini mengandung aktioksidan seperti flavonoid dan antosianin, yang baik untuk memperbaiki sel saraf.
Selain itu, bunga telang juga dapat menurunkan tekanan darah, karena mengandung senyawa antosianin yang dapat membantu mengurangi kekakuan arteri, karena jika darah sulit mengalir akan mengakibatkan tekanan darah menjadi tinggi

Jintan Hitam
Tanaman aromatik ini sudah ada sejak abad pertama masehi. Ekstrak dari biji Jintan hitam ini dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolic secara signifikan. Jintan hitam ini dapat dijadikan sebagai antihipertensi karena kandungan ekstraknya sebagai efek diuretic untuk menurunkan tekanan darah dengan mengurangi volume cairan dalam tubuh manusia.
Jintan hitam juga dapat meningkatkan produksi Oksida Nitrit yang dapat menghambat aktifitas yang berlebih pada sistem saraf simpatis.

Bawang Putih
Bawang putih yang mudah kita temukan ini mengandung Vitamin C, Vitamin B6, serta mineral selenium. Namun yang sangat bermanfaat yaitu senyawa yang mengandung belerang yang disebut sebagai allicin.
Khasita bawang putihh dapat menurunkan tekanan darah dari obat standar lini pertama anti hipertensi.


Tumbuhan-tumbuhan di atas itulah Sebagian dari obat herbal yang dapat membantu mencegah terjadinya penyakit pendarahan otak (aaf/snm)