Jeddah, jurnal9.tv – Suasana haru mewarnai kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Senin (18/5/2026). Sejumlah jemaah tak kuasa menahan rasa syukur hingga langsung bersujud sesaat setelah menjejakkan kaki di Tanah Suci.

Momen tersebut terlihat dari jemaah asal Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Kloter YIA 23 Embarkasi Yogyakarta. Rombongan yang tiba sekitar pukul 04.00 Waktu Arab Saudi itu membawa 356 jemaah dan empat petugas.

Sesaat setelah tiba di Plaza B3, sejumlah jemaah tampak bersujud di lantai area transit sambil menengadahkan tangan dan memanjatkan doa dengan khusyuk.

Suasana serupa juga terlihat dari jemaah asal Kabupaten Simeulue, Aceh, yang tergabung dalam Kloter BTJ 12 Embarkasi Aceh. Setibanya sekitar pukul 06.00 WAS, beberapa jemaah langsung bersujud di area jalan usai melewati pemeriksaan imigrasi terminal haji.

Aksi spontan tersebut sempat membuat petugas Nusuk yang mengatur alur kedatangan jemaah dari berbagai negara terkejut dan meminta rombongan segera bergerak menuju plaza transit untuk melanjutkan proses keberangkatan ke Makkah.

Di tengah suasana haru itu, pasangan suami istri asal Simeulue, Amat Patoni (61) dan Rumanah Pawira Sentanah (62), terlihat membawa secarik kertas berisi doa yang mereka bawa dari Tanah Air.

Amat mengaku bahagia dan terharu akhirnya bisa menunaikan ibadah haji setelah menanti selama 13,5 tahun.

“Menanti sudah 13,5 tahun. Saya menabung sejak 2012 untuk mendaftar dan melunasi biaya haji. Setiap bulan menyisihkan sekitar Rp500 ribu,” ujarnya.

Pasangan pensiunan tersebut berharap dapat menjalani ibadah haji dengan lancar dan beradaptasi dengan lingkungan di Arab Saudi.

Rumanah mengatakan doa yang dibawanya merupakan amanah dari kerabat yang telah lebih dulu berhaji. Doa itu dibaca sesaat setelah turun dari pesawat sebagai bekal spiritual selama menjalani ibadah.

Ia berharap seluruh rangkaian ibadah berjalan khusyuk dan keduanya dapat pulang ke Tanah Air dengan meraih predikat haji mabrur.

M. Hariri, Media Center Haji 2026