Pasuruan, jurnal9.tv – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bangil periode 2026–2031 berlangsung lancar di Pondok Pesantren KH A. Wahid Hasyim, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu (19/7/2026). Melalui rangkaian sidang pleno, peserta konferensi menetapkan KH Zainuddin Siroj sebagai Rois Syuriyah dan H. Muhammad Yusuf Ali sebagai Ketua Tanfidziyah untuk masa khidmat lima tahun ke depan.

Sidang pleno keempat dipimpin Wakil Ketua I PCNU Bangil, Zainul Faizin. Tahapan diawali dengan pernyataan demisioner pengurus masa khidmat sebelumnya, kemudian dilanjutkan dengan pemilihan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) sebagai forum yang bertugas menetapkan Rois Syuriyah.

Konferensi diikuti perwakilan dari 24 ranting NU di wilayah Bangil. Setiap ranting mengirimkan empat orang pengurus sebagai peserta serta dua orang perwakilan anak ranting sebagai peninjau.

Setelah bermusyawarah, anggota AHWA secara mufakat menetapkan KH Zainuddin Siroj sebagai Rois Syuriyah MWCNU Bangil periode 2026–2031. Selanjutnya, forum melaksanakan pemilihan Ketua Tanfidziyah yang berlangsung secara aklamasi tanpa melalui proses pemungutan suara.

Seluruh peserta konferensi menyepakati H. Muhammad Yusuf Ali untuk kembali memimpin sebagai Ketua Tanfidziyah MWCNU Bangil periode 2026–2031.

“Sidang pleno diawali dengan pemilihan AHWA yang kemudian bermusyawarah menentukan Rois Syuriyah. Adapun mekanisme pemilihan Ketua Tanfidziyah dilakukan melalui musyawarah mufakat secara aklamasi. Seluruh ranting sepakat memilih H. Muhammad Yusuf Ali sebagai Ketua Tanfidziyah,” kata Zainul Faizin.

Ketua Panitia Konferensi, Moch Arifin, mengatakan forum juga membahas sejumlah rekomendasi program kerja yang akan menjadi prioritas kepengurusan mendatang. Menurut dia, beberapa program yang telah berjalan, seperti Lailatul Ijtima’ dan Bahtsul Masail, akan terus diperkuat.

Selain itu, dalam sidang komisi rekomendasi muncul sejumlah usulan baru dari peserta konferensi. Di antaranya penguatan program pendidikan melalui beasiswa bagi putra-putri Nahdliyin berprestasi, peningkatan layanan kesehatan masyarakat, serta penyempurnaan penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.

Dengan kembali terpilihnya KH Zainuddin Siroj dan H. Muhammad Yusuf Ali untuk memimpin MWCNU Bangil periode 2026–2031, konferensi diharapkan menjadi momentum memperkuat pelayanan organisasi serta merealisasikan berbagai program yang telah disepakati dalam forum demi kemaslahatan warga Nahdlatul Ulama di Kecamatan Bangil.