Jakarta, jurnal9.tv – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) resmi menyuplai produk Bata Interlock Presisi untuk pembangunan kawasan Perumahan Sunrise City Maros di Sulawesi Selatan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam memperluas penetrasi pasar bahan bangunan berbasis inovasi di wilayah Indonesia Timur.

​Penggunaan material modern ini diterapkan oleh pengembang PT Nusantara Land Development (NLD Corp) pada 17 unit rumah komersil bergaya Skandinavia. Hunian ini sekaligus menjadi proyek pertama di Sulawesi yang mengaplikasikan teknologi bata interlock presisi.

​Direktur Utama NLD Corp, Tri Wijaya, menjelaskan bahwa pemilihan material bata interlock presisi merupakan hasil riset mendalam selama satu tahun. Selain efisiensi durasi konstruksi, material ini dinilai mampu memberikan estetika visual yang premium serta menjaga suhu dalam ruangan tetap sejuk di tengah iklim Maros yang cenderung panas.

​”Kami menawarkan hunian dengan karakter material berbeda namun tetap dengan harga terjangkau. Sebuah kehormatan bagi kami menjadi perumahan pertama di Sulawesi yang menghadirkan rumah dengan Bata Interlock Presisi SIG,” ujar Tri Wijaya dalam keterangan resminya, Rabu (4/11/2026).

​Tri menambahkan, posisi kawasan perumahan di Kabupaten Maros terbilang strategis karena menjadi daerah penyangga Kota Makassar dan berdekatan dengan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Ke depan, pihak pengembang juga merancang penggunaan material serupa untuk segmen rumah subsidi pada proyek-proyek berikutnya.

​Secara teknis, Bata Interlock Presisi merupakan solusi konstruksi yang mengedepankan kecepatan dan ketahanan struktur. Sistem kerja bahan bangunan ini memanfaatkan mekanisme balok yang saling mengunci (interlocking) dengan tingkat presisi tinggi, sehingga menghasilkan dinding bangunan yang kokoh dan ramah gempa.

​Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyampaikan bahwa untuk memenuhi kebutuhan proyek tersebut, rantai pasok ditangani langsung oleh anak usaha SIG di wilayah timur. PT Semen Tonasa bertindak sebagai penyedia bahan baku dan pemasok, sementara PT Varia Usaha Beton berperan sebagai produsen.

​”Ini merupakan bentuk kolaborasi SIG Group dalam mendukung pembangunan di Indonesia dengan menyediakan bahan bangunan yang inovatif. Kami siap mendukung pembangunan hingga ke wilayah terpencil dengan beragam material yang berkelanjutan,” jelas Vita.

​Penerapan material inovatif ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem perumahan nasional, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang aman, terjangkau, dan memenuhi standar keselamatan struktur bangunan.