Probolinggo, jurnal9.tv – BAZNAS Provinsi Jawa Timur kembali mengambil bagian dalam kegiatan Sapa Bansos yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Probolinggo, Selasa (3/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di Alun-Alun Kraksaan dan Islamic Center Probolinggo ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan melibatkan sejumlah perangkat daerah serta lembaga terkait dalam memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Jatim menyalurkan berbagai bantuan melalui sejumlah program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Mulai dari bantuan bagi fakir dan anak yatim, penguatan usaha, penanganan stunting, perbaikan rumah, hingga dukungan pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Bantuan yang disalurkan di antaranya bantuan tunai sebesar Rp500 ribu kepada 10 orang fakir serta santunan bagi anak-anak yatim. BAZNAS Jatim juga memberikan lima unit rombong usaha kepada mustahik agar dapat digunakan untuk mengembangkan usaha dan menambah penghasilan keluarga.
Di bidang pemberdayaan ekonomi, bantuan modal usaha produktif diberikan kepada BMT Genggong Probolinggo untuk diteruskan kepada 50 penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat kegiatan usaha masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih baik.
Sementara itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi keluarga, BAZNAS Jatim menyalurkan paket bantuan stunting kepada 100 mustahik. Bantuan bedah rumah juga diberikan kepada lima penerima manfaat untuk membantu menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.
Dukungan di bidang pendidikan diwujudkan melalui pemberian beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) kepada 10 mahasiswa. Program ini menjadi salah satu upaya BAZNAS Jatim dalam membantu generasi muda melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus membuka kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ketua BAZNAS Jawa Timur, Mohammad Ghofirin menyampaikan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam Sapa Bansos menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga mendorong penerima manfaat agar memiliki kehidupan yang lebih baik.
“Melalui berbagai bantuan ini, kami berharap masyarakat yang menerima manfaat benar-benar terbantu. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga bagaimana mereka bisa mengembangkan usaha, mendapatkan tempat tinggal yang layak, serta memiliki kesempatan pendidikan yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, BAZNAS Jatim akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan berbagai pihak agar penyaluran bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat memberikan manfaat yang semakin luas dan berkelanjutan.




