Lamongan, jurnal9.tv – Memperingati Harlah ke-76 Fatayat Nahdlatul Ulama, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Lamongan meneguhkan komitmennya dalam mengawal isu kemanusiaan. Bertempat di Aula Pascasarjana Universitas Islam Lamongan (UNISLA), organisasi pemudi NU ini resmi mengukuhkan Kader Pendamping Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LKP3A).
Langkah ini diambil sebagai bentuk respons nyata terhadap maraknya kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak, sekaligus memperkuat peran Fatayat di tingkat akar rumput (grassroots).
Ketua PC Fatayat NU Lamongan, Sahabat Dewi Mashlahatul Ummah, menyatakan bahwa para kader yang dikukuhkan adalah mereka yang telah menempuh pelatihan intensif pada pertengahan April lalu. Mereka disiapkan menjadi ujung tombak organisasi di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC).
”Kader pendamping ini bukan sekadar simbolis. Mereka adalah vocal point yang harus mampu melakukan respons cepat (fast response) dan skrining awal jika ditemukan kasus di wilayah masing-masing,” terang Dewi Mashlahatul Ummah dalam sambutannya.
Ia menambahkan, pendampingan yang diberikan mencakup komunikasi empatik hingga memastikan mekanisme rujukan ke layanan lanjutan berjalan tepat sasaran. Sinergi dengan aparat penegak hukum dan lembaga layanan publik juga menjadi poin krusial dalam misi ini.
Selain penguatan SDM, Fatayat NU Lamongan turut meluncurkan inovasi layanan berbasis digital yang diberi nama SAFCARE (Sahabat Fatayat Peduli). Layanan yang terintegrasi melalui website resmi Fatayat NU ini menjadi ruang aduan yang aman bagi masyarakat.
”SAFCARE adalah ikhtiar kita untuk memberikan akses seluas-luasnya bagi korban yang mungkin mengalami kendala jarak atau keberanian untuk melapor secara langsung. Tim admin akan memproses setiap laporan secara profesional,” tambahnya.
Bagi Fatayat NU Lamongan, Harlah ke-76 bukan sekadar seremoni ulang tahun. Momentum ini menjadi titik balik untuk merefleksikan peran perempuan Nahdliyin agar semakin responsif terhadap dinamika sosial.
Dengan hadirnya kader LKP3A yang tersebar di pelosok Lamongan dan dukungan sistem digital SAFCARE, Fatayat NU diharapkan terus konsisten memberikan solusi nyata dan perlindungan bagi kaum rentan di tengah masyarakat.




