Madinah, jurnal9.tv – Arus kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, terus menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga Sabtu (25/4) pagi waktu Arab Saudi, sebanyak 52 kelompok terbang (kloter) dengan total 20.330 jemaah telah tiba di Tanah Suci.
Dari total tersebut, hampir 4.000 jemaah merupakan lanjut usia (lansia), sehingga membutuhkan perhatian khusus, terutama dari sisi layanan kesehatan dan mobilitas.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh proses kedatangan berjalan lancar. Koordinasi antarpetugas di bandara, sektor, hingga pemondokan terus diperkuat guna mengantisipasi lonjakan jemaah dalam beberapa hari ke depan.
Meski demikian, beberapa kejadian darurat kesehatan sempat terjadi. Tim kesehatan haji Indonesia bersama otoritas Arab Saudi bergerak cepat menangani jemaah yang mengalami gangguan kesehatan setibanya di bandara.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum terdapat laporan jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia di area bandara.
“Secara umum kondisi jemaah baik. Jika ada yang sakit, langsung kami tangani bersama tim kesehatan,” ujarnya.
Selain aspek kesehatan, PPIH juga menyoroti pentingnya kesiapan ibadah sejak kedatangan. Jemaah diimbau telah menunaikan salat fardhu sebelum turun dari pesawat guna menghindari keterlambatan saat proses layanan di bandara.
Di sisi lain, pengaturan rombongan menjadi fokus utama dalam menjaga kelancaran arus mobilisasi. Pembagian kelompok dilakukan secara sistematis agar jemaah dapat segera diarahkan menuju bus yang akan mengantarkan mereka ke hotel masing-masing di Madinah.
Dengan jumlah kedatangan yang terus bertambah setiap hari, PPIH menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan optimal, mulai dari kedatangan di bandara hingga jemaah tiba dan beristirahat di pemondokan.
Koordinasi lintas sektor pun terus diperkuat demi memastikan seluruh jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan lancar selama berada di Tanah Suci.




