Home » Jelang Idul Adha, Pemprov Jatim Latih Juru Sembelih Halal  
PEMERINTAHAN & POLITIK

Jelang Idul Adha, Pemprov Jatim Latih Juru Sembelih Halal  

Surabaya, Jurnal9.tv – Jelang Idul Adha, Pemprov Jawa Timur terus melakukan pelatihan, terutama mendorong agar Juru Sembelih Halal (Juleha) memiliki sertifikat BNSP sehingga akan memudahkan untuk mengeluarkan produk halal. Pelatihan berlangsung di gedung Islamic Center, Surabaya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka pelatihan dan mendorong agar juleha memiliki sertifikasi.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan MoU antara Baznas Jatim dengan Juleha Jatim dalam support pembiayaan pelatihan sertifikasi halal bagi dhuafa yang akan mengikuti pelatihan. 

Hal ini bagian komitmen baznas jatim dalam upaya untuk mendorong percepatan industri halal di Jawa Timur. 

Selain itu ketua DPW Juleha Jawa Timur menyebut jika Juleha saat ini sudah menjadi profesi dan bukan lagi hanya sebuah organisasi, pasalnya tenaga Juleha tidak hanya diperlukan untuk penyembelihan hewan kurban saja, namun juga untuk rumah potong hewan agar hewan yang disembelih dapat dipastikan kehalalannya.

Meski begitu di tahun 2022 kemarin hanya terdapat 105 juleha yang bersertifikat BNSP, sedangkan di tahun ini akan ada 70 juleha yang akan melalukan sertifikat BNSP. Dengan bersertifikatnya juleha maka akan semakin mudah untuk melanjutkan sertifikat halal produk, sehingga mendongkrak iklim industri halal yang sudah ada.

“Penyembelihan secara mandiri, dilakukan sesuai syariat Islam. BNSP ya sertifikat resmi ada 105 Juleha yang sudah kami sertifikasi pada tahun 2022. Tahun ini ada 70 yang akan kita asesmen,” kata Imam Fauzi, ketua DPW Juleha Jawa Timur.

Di Jawa Timur sendiri hanya 16 Rumah Potong Hewan (RPH) yang memiliki sertifikat halal dari total  202 RPH. Pasalnya RPH yang belum memiliki sertifikat halal tak memiliki Juleha, yang mana idealnya setiap satu RPH harus memiliki dua orang Juleha. (pzr/snm)

Tags