Madinah, jurnal9.tv – Pembimbing Ibadah (Bimbad) Daerah Kerja Bandara, Anis Diyah Puspita, menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama jemaah menjadi salah satu kunci dalam meraih haji mabrur.
Hal itu disampaikannya saat memberikan bimbingan kepada jemaah haji jalur fast track di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Minggu (26/4/2026) malam.
Menurutnya, peran pembimbing ibadah sudah dimulai sejak jemaah tiba di Madinah, termasuk memastikan pelaksanaan ibadah dalam kondisi terbatas, seperti saat waktu salat Subuh di perjalanan.
“Jika waktu Subuh sudah masuk, jemaah kita bimbing untuk bertayamum dan melaksanakan salat di dalam bus, karena tidak memungkinkan dilakukan di bandara,” ujarnya.
Setibanya di Madinah, jemaah juga dipandu membaca doa masuk kota sebagaimana diajarkan Rasulullah, dengan harapan memperoleh keberkahan dari kota suci tersebut.
Anis menjelaskan, selain memastikan pelaksanaan ibadah, pihaknya juga mengingatkan jemaah untuk menjaga salat berjamaah di Masjid Nabawi, dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan.
Ia menekankan pentingnya menjaga stamina, terutama menjelang puncak ibadah haji di Arafah, sehingga jemaah diimbau tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh tidak memungkinkan.
Lebih jauh, Bimbad juga mengingatkan jemaah, khususnya yang masih muda, untuk peduli terhadap jemaah lansia dan kelompok rentan.
“Mereka jangan dibiarkan beraktivitas sendiri. Harus didampingi, dibantu, terutama saat menuju masjid atau menjalankan aktivitas lainnya,” katanya.
Menurut Anis, kemabruran haji tidak hanya diukur dari banyaknya ibadah ritual yang dilakukan, tetapi juga dari kepedulian sosial terhadap sesama jemaah.
“Bisa jadi kemabruran itu justru hadir dari bagaimana kita membantu yang lemah, menolong yang kesulitan, dan meringankan beban sesama,” jelasnya.
Ia menambahkan, bimbingan tersebut terus diberikan hingga jemaah benar-benar memahami, sebelum melanjutkan perjalanan menuju hotel masing-masing.
Dengan pendekatan tersebut, diharapkan jemaah tidak hanya fokus pada ibadah pribadi, tetapi juga membangun solidaritas dan kepedulian selama menjalankan rangkaian ibadah haji




