Makkah, jurnal9.tv – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyiapkan sebanyak 177 hotel untuk melayani jemaah haji reguler Indonesia pada musim haji 2026. Selain itu, lima hotel cadangan juga disiapkan sebagai bagian dari skema antisipasi layanan.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal, mengatakan penyediaan hotel cadangan merupakan ketentuan yang harus dipenuhi oleh setiap negara penyelenggara haji.

“Setiap negara wajib menyiapkan hotel cadangan sekitar satu persen. Kita menyiapkan lima hotel cadangan di wilayah Syishah,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Sebanyak 177 hotel utama tersebut tersebar di sejumlah wilayah strategis di Makkah, di antaranya Syishah, Raudhah, Misfalah, Jarwal, dan Aziziyah. Seluruh hotel telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang untuk kenyamanan jemaah, seperti mesin cuci dan area jemuran.

Menurut Ihsan, penempatan hotel cadangan dipusatkan di wilayah Syishah karena lokasinya yang dinilai strategis dan dekat dengan kawasan Jamarat.

Selain itu, keberadaan hotel di kawasan tersebut juga diharapkan dapat mendukung kelancaran skema tanazul yang akan dioptimalkan pada musim haji tahun ini.

Dengan kesiapan akomodasi ini, PPIH Arab Saudi berharap pelayanan bagi jemaah haji Indonesia selama berada di Makkah dapat berjalan lebih tertata, nyaman, dan efisien.