Pasuruan, jurnal9.tv – Dalam rangka meningkatkan potensi desa dan pemberdayaan masyarakat, Pemerintah Desa Sukolelo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, bersama BUMDes dan Pokdarwis, berkolaborasi dengan mahasiswa dan perguruan tinggi menggelar Launchig Desa Wisata Kasegher.
Kasegher merupakan hasil Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan Himatekpa UMM 2026 yang mengintegrasikan dua potensi di desa setempat yakni Kampung Herbal dan Sumber Segaran.
Acara tersebut didukung dan dihadiri Dinas Perhubungan dan Dinas Pariwisata, Camat Prigen, Kepala Desa Sukolelo, serta Wakil Rektor 3 dan Wakil Dekan UMM Malang.
Muhammad Nur Maidin, Kepala Desa Sukolelo, menjelaskan dengan hadirnya perguruan tinggi sangat bermanfaat untuk mengenalkan dan membantu memberdayakan potensi yang ada di desa setempat.
“Keberadaan Sumber Segaran awalnya tidak terawat. Kita mencoba menata potensi wisata ini sejak tahun 2020. Sekaligus sebagai peredaran ekonomi menampung UMKM,” ujarnya.
Sumber Segaran merupakan salah satu potensi wisata di Desa Sukolelo. Terdapat tiga sumber air yang bisa digunakan para pengunjung untuk terapi ikan maupun berendam sambil menikmati pemandangan alam.
Tidak hanya meningkatkan potensi desa, Desa Wisata Kasegher juga memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan kapasitas masyarakat dan perekonomian UMKM.
“Selain mengembangkan desa wisata, kami juga mengembangkan soft skill masyarakat setempat. Jadi di Kampung Herbal dibuka demonstrasi pengolahan produk herbal seperti kombucha, es krim jamu, dan permen gummy,” terang Muhammad Azizzan Ghifari, Ketua Pelaksana Program.
Jarak Kampung Herbal dengan Sumber Segaran sekitar 600 meter. Para pengunjung bisa berjalan melewati area persawahan. Di Kampung Herbal para mahasiswa mengembangkan Smart Biodome, sebuah rumah kaca modern yang mengintegrasikan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) yang berfungsi otomatis mengendalikan suhu, serta mengatur pencahayaan dan penyiraman.




