Pacitan, jurnal9.tv – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan zakat produktif kepada pelaku UMKM di sekitar Pondok Pesantren Tremas, Kabupaten Pacitan, dalam rangkaian apel peringatan Hari Santri Nasional 2026, Kamis (22/10/2026). Selain bantuan ekonomi, BAZNAS Jatim juga menyalurkan beasiswa bagi para santri dan mahasiswa sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat dan peningkatan kualitas pendidikan.
Apel peringatan Hari Santri Nasional tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa selaku inspektur apel. Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin turut hadir didampingi para wakil ketua BAZNAS Jatim untuk mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus menyerahkan bantuan kepada para penerima manfaat.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Jatim menyalurkan bantuan zakat produktif kepada 50 pelaku UMKM di sekitar Pondok Pesantren Tremas, masing-masing sebesar Rp500 ribu, dengan total bantuan mencapai Rp25 juta. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi tambahan modal usaha untuk mendukung pengembangan usaha, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat kemandirian ekonomi para penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Jatim menyampaikan bahwa bantuan zakat produktif diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi para pelaku UMKM. “Kami berharap bantuan ini bisa menjadi penyemangat bagi para pelaku UMKM untuk terus mengembangkan usahanya. Mudah-mudahan usaha mereka semakin maju, penghasilannya meningkat, dan ke depan yang hari ini menerima zakat dapat tumbuh menjadi muzakki serta membantu masyarakat lainnya,” ujarnya.
Selain bantuan ekonomi, BAZNAS Jatim juga menyalurkan beasiswa kepada 26 santri dari Pondok Pesantren Tremas Pacitan, Pondok Pesantren Al-Fattah Kikil, dan Pondok Pesantren Al-Falah Karangrejo. Dukungan pendidikan ini merupakan bentuk perhatian terhadap keberlangsungan belajar para santri agar dapat terus menuntut ilmu dan mengembangkan potensi diri.
BAZNAS Jatim turut memberikan beasiswa kepada 10 mahasiswa Ma’had Aly At-Tarmasi. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu menunjang kebutuhan pendidikan para mahasiswa sehingga mereka dapat menjalani proses pembelajaran dengan lebih baik serta memperdalam ilmu keislaman sebagai bekal pengabdian kepada masyarakat.
Mohammad Ghofirin menegaskan bahwa dukungan terhadap pendidikan santri merupakan bagian penting dari upaya membangun generasi yang berilmu dan bermanfaat. “Kami berharap para penerima beasiswa semakin semangat dalam belajar, diberi kemudahan dalam menuntut ilmu, dan kelak dapat memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita,” tuturnya.
Melalui penyaluran zakat produktif dan beasiswa pada peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini, BAZNAS Provinsi Jawa Timur berharap manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas, baik dalam penguatan ekonomi masyarakat maupun peningkatan kualitas pendidikan. Momentum Hari Santri menjadi pengingat bahwa pemberdayaan UMKM dan dukungan pendidikan merupakan bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri, berdaya, dan sejahtera.




