Surabaya, jurnal9.tv – Ratusan calon jemaah haji KBIHU An-Nur Karah Agung Surabaya mulai mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah haji 2027. Persiapan dilakukan melalui rangkaian manasik haji yang tidak hanya membekali jemaah dengan pengetahuan fikih, tetapi juga kesiapan fisik, mental, dan spiritual.
Manasik haji digelar secara intensif dalam 18 kali pertemuan. Para calon jemaah mendapatkan pembekalan mengenai rukun, wajib, dan sunnah haji, hingga berbagai larangan selama berihram.
Selain materi teori, jemaah juga dibekali pemahaman mengenai pelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Kesiapan serta kemandirian jemaah selama berada di Tanah Suci turut menjadi perhatian dalam pembekalan tersebut.
Owner KBIHU An-Nur Karah Agung Surabaya, Habib Abu Bakar As Segaf, menegaskan bahwa keberhasilan menjalankan ibadah haji tidak hanya bergantung pada pemahaman tata cara ibadah. Menurutnya, niat yang lurus karena Allah SWT dan menjaga akhlak selama berada di Tanah Suci juga menjadi bagian penting dalam upaya meraih predikat haji mabrur.
Untuk memperkuat pemahaman, rangkaian manasik dilengkapi dengan praktik langsung. Para calon jemaah dilatih mengenakan kain ihram, mempraktikkan tata cara wudhu dalam kondisi berdesakan, serta mengikuti simulasi tawaf, sa’i, dan lempar jumrah.
Melalui pembekalan yang berlangsung hingga menjelang keberangkatan, KBIHU An-Nur berharap seluruh calon jemaah memiliki bekal yang cukup untuk menjalankan setiap tahapan ibadah haji dengan tertib dan mandiri.
Dengan kesiapan ilmu, fisik, mental, dan hati, para calon jemaah diharapkan dapat menunaikan ibadah dengan lancar serta meraih predikat haji yang mabrur dan mabruroh.



