Lamongan, Jurnal9.tv – Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini bergema kuat di lingkungan pendidikan Nahdlatul Ulama Desa Dadapan. Dalam sebuah kolaborasi yang harmonis, MI Nidhomut Tholibin bersama PAUD Muslimat NU Dadapan menggelar peringatan Hari Kartini 2026 dengan mengusung misi besar mewujudkan Generasi Digital yang Berakhlakul Karimah, Kamis (23/4).
Peringatan diawali dengan upacara bendera di halaman madrasah yang diikuti oleh ratusan siswa, guru, dan wali murid. Momentum ini menjadi simbol kuatnya sinergi antarlembaga pendidikan di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Dadapan.
Waka Kurikulum MI Nidhomut Tholibin, Ibu Titing Yeni, dalam amanatnya menekankan bahwa perjuangan Kartini di masa kini telah bertransformasi ke ranah digital. Ia mengajak para siswa untuk bijak dalam berselancar di dunia maya.
”Jika dulu Kartini berjuang dengan pena dan kertas, maka anak-anakku sekarang harus berjuang dengan jempol yang bijak di media sosial. Jadilah ‘Kartini Masa Kini’ yang haus ilmu pengetahuan namun tetap menjaga adab,” tegas Ibu Titing Yeni.
Beliau juga menggarisbawahi pentingnya kurikulum berbasis kasih sayang, di mana pendidikan karakter menjadi fondasi utama dalam menghadapi perkembangan zaman yang serba cepat.
Kemeriahan berlanjut dengan kegiatan “Jalan Santai Bareng”. Langkah kaki para siswa PAUD hingga Madrasah Ibtidaiyah yang menyusuri jalanan Desa Dadapan ini bukan sekadar olahraga, melainkan simbol kesinambungan pendidikan yang terjaga dalam satu garis perjuangan Aswaja An-Nahdliyah.
Kepala PAUD Muslimat NU Dadapan, Imronah, S.Ag., menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi lintas jenjang ini. Menurutnya, hal ini penting untuk memastikan transisi pendidikan anak-anak tetap berada di jalur yang benar.
”Melihat anak-anak PAUD bersanding dengan kakak-kakak di MI, kami bangga karena sanad pendidikan dan karakter mereka akan terjaga secara berkesinambungan,” ujar Imronah.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Ranting NU Dadapan yang turut memantau kegiatan mengapresiasi sinergi ini. Ia berharap pola komunikasi antarlembaga ini memudahkan masyarakat dalam memberikan pendidikan terbaik bagi putra-putrinya di lingkungan pendidikan NU.
Kegiatan yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan ramah tamah dan pembagian jatah Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi seluruh siswa. Program ini menjadi penutup keceriaan Hari Kartini sekaligus bukti kepedulian lembaga terhadap kesehatan dan tumbuh kembang generasi penerus bangsa.
Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut, menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak, berbudaya lingkungan, dan tetap teguh memegang akar tradisi budi pekerti luhur di tengah arus globalisasi.




