Jeddah, jurnal9.tv – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, mengapresiasi ketertiban jemaah haji Kloter UPG 10 Embarkasi Makassar asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, saat proses pemulangan di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Minggu (7/6/2026).

Apresiasi tersebut disampaikan setelah seluruh jemaah dalam kloter tersebut tercatat pulang dengan jumlah yang sama seperti saat keberangkatan menuju Tanah Suci. Menurut Gus Irfan, kondisi tersebut mencerminkan kedisiplinan dan kepatuhan jemaah selama menjalani seluruh rangkaian ibadah haji.

“Inilah bentuk dari ketertiban jemaah haji Kloter 10 ini. Semoga perjalanan kita bisa selamat sampai di tanah air,” ujar Gus Irfan saat melepas kepulangan jemaah.

Pada kesempatan itu, Menteri Haji dan Umrah juga menyampaikan salam serta ucapan selamat dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh jemaah yang telah menunaikan ibadah haji dengan aman dan lancar.

Sementara itu, Ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Jeddah Group Wajo, Nilasari binti Husein, mengungkapkan bahwa keberhasilan pelayanan kepada jemaah tidak terlepas dari koordinasi yang intensif dengan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Menurut Nilasari, KBIHU Jeddah Group mendampingi hampir 400 jemaah asal Kabupaten Wajo selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Seluruh jemaah berhasil mengikuti rangkaian ibadah hingga fase pemulangan tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah layanan dari Kementerian Haji dan Umrah sangat luar biasa. Armuzna berjalan lancar,” katanya.

Ia menjelaskan, selama berada di Tanah Suci pihaknya aktif berkoordinasi dengan seluruh unsur PPIH, mulai dari tenaga kesehatan, pembimbing ibadah, hingga petugas layanan akomodasi, transportasi, dan konsumsi.

Koordinasi yang baik tersebut dinilai menjadi salah satu faktor utama yang mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji, terutama pada fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Meski pelaksanaan haji tahun ini berjalan baik, Nilasari berharap kualitas layanan kepada jemaah dapat terus ditingkatkan pada musim haji mendatang.

“Semoga ke depannya bisa ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Keberhasilan Kloter UPG 10 mempertahankan jumlah jemaah yang berangkat dan pulang secara lengkap menjadi salah satu gambaran positif penyelenggaraan haji Indonesia tahun 2026, sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara jemaah, KBIHU, dan PPIH dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada tamu Allah.

M. Hariri, Media Center Haji 2026