INFONUSIA

JAJAN TRADISIONAL YANG MENDUNIA.

Capture

Surabaya-Jajan Klepon saat ini jadi pembicaraan di media sosial karena dianggap tidak Islami oleh segelintir oknum. Kue Klepon sudah ada sejak tahun 1950-an diperkenalkan oleh imigran Indonesia ke Belanda.
Jajanan tradisional ini menjadi menu yang ditawarkan di restoran Indonesia-Belanda dan etnis Tionghoa. Kue Klepon ini dihargai sebagai satu di antara warisan budaya yang menjadi simbol atas identitas kolektif suatu daerah.
Klepon adalah lambang kelembutan, ketepatan, kesabaran, keuletan, dan ketelitian. Kue yang berasal dari Pasuruan, Jawa Timur ini juga terdapat di Sumatera, Sulawesi, dan Malaysia dengan nama buah melaka atau onde-onde.
“Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harb Telah menceritakan kepada kami Hammad dari Yahya dari Busyair binti Yasar dari Suwaid bin An Nu’man bahwa ia telah mengabarkan kepadanya bahwa mereka pernah bersama Nabi SAW di Shahba` tempat yang berjarak semalam perjalanan Khaibar- kemudian tibalah waktu salat. Beliau meminta makanan, namun tidak ada makanan kecuali tepung gandum, lalu beliau mengunyahnya dan kami pun ikut mengunyah bersamanya,”.(Hadits Shahih Al-Bukhari No. 4971 – Kitab Makanan)

(Moko #infonusia)

 

loading...
Comments

BERITA POPULER

To Top