Madinah, jurnal9.tv – Jemaah haji asal Embarkasi Banten yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama tiba dengan selamat di Madinah, Kamis dinihari waktu Arab Saudi (23/4/2026). Setibanya di Tanah Suci, rombongan langsung menuju hotel yang berada di kawasan dekat Masjid Nabawi untuk beristirahat.
Kloter pertama dengan kode JKB 01 tersebut mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) pada pukul 01.30 waktu setempat. Proses kedatangan berlangsung cepat berkat penerapan sistem Fast Track Haji, sehingga jemaah tidak perlu menunggu lama di area imigrasi.
Selang 15 menit setelah mendarat, tepatnya pukul 01.45 WAS, para jemaah diberangkatkan menuju hotel menggunakan armada bus yang telah disiapkan. Sebanyak 10 unit bus dikerahkan untuk mengangkut seluruh jemaah.
Rombongan tiba di hotel sekitar pukul 02.15 WAS dan langsung diarahkan untuk beristirahat guna memulihkan kondisi setelah perjalanan panjang dari Indonesia.
Selama berada di Madinah, jemaah Kloter 1 Banten dijadwalkan menginap selama sembilan hari di Taiba Front Hotel yang berlokasi sangat dekat dengan Masjid Nabawi, tepatnya di depan Gate 330 dengan jarak sekitar 50 meter. Lokasi ini diharapkan memudahkan jemaah dalam menjalankan ibadah.
Berdasarkan data manifest, jumlah jemaah dalam kloter JKB 01 mencapai 390 orang. Rombongan dipimpin oleh Ketua Kloter Muhammad Suryadi yang bertanggung jawab dalam koordinasi selama perjalanan dan masa tinggal di Tanah Suci.
Kedatangan kloter pertama dari Embarkasi Banten ini menjadi bagian dari gelombang awal jemaah haji Indonesia yang tiba sejak Rabu (22/4/2026).
Salah satu jemaah, Maryanto, asal Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, mengaku bersyukur atas kelancaran perjalanan yang dijalani hingga tiba di Madinah.
“Alhamdulillah, bersyukur bisa tiba dengan selamat dan dalam keadaan sehat,” ujarnya.
Hingga pagi hari, tercatat sudah 18 kloter dari berbagai embarkasi di Indonesia yang tiba di Madinah, dengan total 7.110 jemaah. Mereka tersebar di sejumlah hotel di sekitar Masjid Nabawi.
Pada hari pertama kedatangan, sebanyak 5.997 jemaah haji Indonesia dijadwalkan mendarat di Madinah, yang terbagi dalam 15 kelompok terbang dari berbagai daerah seperti Yogyakarta, Jakarta, Jawa Barat, Medan, Lombok, Solo, Makassar, Surabaya, Palembang, Batam, dan Banten.




