Makkah, jurnal9.tv – Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia meningkatkan pengawasan pelayanan jemaah haji selama pelaksanaan hari tasyrik di Mina. Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal di tengah berkumpulnya jutaan jemaah di kawasan tersebut.

Inspektur Wilayah III Kementerian Haji dan Umrah RI, Mulyadi Nurdin, mengatakan tim pengawas internal tetap bekerja hingga seluruh rangkaian ibadah haji selesai dilaksanakan.

“Sesuai amanah regulasi, tim pengawas internal dari Inspektorat Jenderal akan terus melakukan pengawasan terhadap kinerja petugas dan layanan haji selama proses pelaksanaan ibadah berlangsung,” ujar Mulyadi Nurdin.

Ia menjelaskan, pengawasan mencakup berbagai aspek pelayanan mulai dari kinerja petugas, efektivitas layanan, kesesuaian jumlah petugas, hingga tingkat kepuasan jemaah haji Indonesia.

Selain itu, tim juga memantau layanan transportasi, konsumsi, serta kondisi pemondokan atau tenda jemaah di Mina agar sesuai dengan kontrak kerja sama yang telah disepakati bersama pihak penyedia layanan.

“Kami terus melakukan pengawasan sambil memberikan bantuan kepada jemaah yang membutuhkan di lapangan,” katanya.

Mulyadi menambahkan, pengawasan juga dilakukan melalui pemantauan arus informasi di media sosial sebagai langkah awal mendeteksi berbagai persoalan pelayanan yang muncul selama puncak ibadah haji.

“Informasi dari media sosial akan diverifikasi langsung oleh tim di lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya,” jelasnya.

Menurutnya, seluruh layanan jemaah berbasis kontrak antara Kementerian Haji dan Umrah dengan sejumlah penyedia layanan seperti Syarikah Dhuyuful Bait, Syarikah Rakeen Masyariq, serta pihak penyedia konsumsi, transportasi, dan akomodasi.

Tim pengawasan dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai wilayah dan markas yang telah ditentukan. Seluruh pengawasan berada di bawah koordinasi langsung Inspektur Jenderal Mayjen TNI (Purn) Dendi Suryadi.

Hasil pengawasan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji pada musim berikutnya.

“Tim pengawas akan terus memberikan laporan lengkap sebagai bahan evaluasi dan rekomendasi perbaikan layanan haji ke depan,” pungkasnya.

M. Hariri, Media Center Haji 2026