peristiwa

Petugas Kesehatan Dirujuk ke Rumah Sakit. Ada Apa?

Anifatul Khoiriah_2 Dirujuk menggunakan perahu

Surabaya, Jurnal9.tv- Terdapat empat belas tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah Kepulauan Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur terkonfirmasi positif covid-19. Pemerintah mengambil langkah dengan cara merujuk petugas kesehatan yang terpapar covid-19 ke Kabupaten Sumenep dengan menggunakan perahu kayu yang disediakan oleh Pemerintah setempat. Perjalanan dari Pulau Sapeken menuju Kabupaten Sumenep menghabiskan waktu yang cukup lama yakni lima belas jam.

 “Sebanyak delapan orang dirujuk dari puskesmas sapeken ke Kabupaten Sumenep. Tujuannya adalah untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif. Keseluruhan ada 14 orang akan tetapi yang dievakuasi ada 8 orang” ujar Agus Mulyono (Kepala Dinas Kesehatan Sumenep)

Pemerintah setempat terpaksa menggunakan perahu kayu untuk mengevakuasi petugas tenaga kesehatan yang terpapar covid-19 dikarenakan tidak adanya perahu lain. Saat dikonfirmasi pada kamis (01/07/2021) Kepala Dinas Kesehatan Sumenep menjelaskan, dari empat belas tenaga kesehatan dikonfirmasi positif covid-19 ada delapan orang yang dirujuk ke Rumah Sakit Daerah Dokter Mohammad Anwar Sumenep agar segera mendapatkan pertolongan medis yang maksimal.

“Evakuasi menggunakan perahu kayu. Tapi sudah dilihat sebelumnya tingkat keamanannya. Untuk mempercepat penanganan ketika sudah dikatakan aman ya diberangkatkan. Alhamdulillah sampai dengan selamat. Kemudian di lanjutkan dengan penanganan berlanjut sampai pada hari ini.” ujar Agus Mulyono (Kepala Dinas Kesehatan Sumenep)

Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan  berbagai upaya sudah dilakukan Pemkab Sumenep untuk mencegah penyebaran covid-19 di kepulauan, dengan diadakannya  vaksinasi massal, penambahan bed, penambahan oksigen, hingga obat-obatan yang dibutuhkan ke wilayah Kepulauan. Hingga kini penyebaran covid-19 di Kabupaten Sumenep  meluas hingga ke wilayah Kepulauan, seperti Sapudi, Raas, Kangean hingga Sapeken. (mh/anif)

loading...
Comments

BERITA POPULER

To Top