PEMERINTAHAN

Diduga ‘Ditumbalkan’, Arif Tidak Menguasai Ilmu Content Creator

Gresik, Jurnal9.tv – Arif Syaifullah yang mengaku sebagai penggagas pernikahan Manusia dengan Kambing di Pesanggrahan milik Nur Hudi Didin Ariyanto anggota DPRD Gresik Fraksi NasDem dengan cara Islam itu ternyata tidak mampu menjelaskan secara spesifik jika ritual yang memantik kemarahan masyarakat luas itu hanya sekedar content.

Pemilik akun Youtube sekaligus Tiktok ‘Sanggar Cipta Alam’ ini diduga hanya akan dijadikan tumbal untuk menyelamatkan anggota DPRD yang terlibat dalam pusaran pernikahan yang disebut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sebagai perilaku jahiliyah.

Pengakuan Arif sebagai content creator agar pernikahan Manusia dan Kambing itu tidak melibatkan selain dirinya terungkap saat DPD Partai NasDem Gresik melakukan press release di kantornya Jl Kartini, kecamatan Kebomas, Rabu, (08/06/2022).

Pasalnya dalam sesi tanya jawab saat press release itu Arif yang mengaku sebagai penggagas konten layak diragukan kemampuanya sebagai content creator. Pria yang memiliki beberapa video di akun Youtube dan Tiktok itu justru tidak menguasai ilmu dasar yang wajib dikuasai oleh conten creator agar content yang digagas bisa dibuat mendidik dan semenarik mungkin ditonton netizen sebanyak-banyaknya sehingga mampu menghasilkan uang.

Untuk mengetahui hal itu wartawan Tv9 Angga mempertegasnya dengan melontarkan pertanyaan. “Apakah itu kegiatan ritual atau riil hanya untuk konten?”

Arif tetap mengelak bahwa itu bukan murni kegiatan ritual melainkan riil untuk kebutuhan konten. “Untuk kebutuhan konten mas,”jawabnya singkat.

“Kalau memang itu untuk kebutuhan konten, kenapa anda tidak memperhatikan elemen penting yang biasa dilakukan para kreator untuk optimasi konten yang biasanya di-create. Seperti music instrumental, sound effect, Voice Over, Title Tag, Sub-Title, Keyword, Meta Deskripsi, dan Disclaimer. Sehingga konten yang anda create punya nilai edukasi dan bisa menghasilkan uang,” lanjut Angga. “Ini justru sebaliknya, konten anda dianggap menista agama oleh kalangan luas dan bakal berujung pidana karena anda tidak menguasai elemen penting atas apa yang anda lakukan,”tanya lagi Angga yang diakui ilmu jurnalistik dan dasar tentang content creator oleh Tv9.

Mendapati pertanyaan tersebut ternyata jawaban Arif yang diatas panggung bersama jajaran pengurus di markas Partai besutan Surya Paloh itu tidak nyambung. “Iya ini hanya untuk kebutuhan konten. Dan saya ngupload (mengunggah) video itu satu persatu,” jawab Arif dengan nada gelagapan.

Karena jawabannya dinilai tidak nyambung dan tidak menguasai ilmu content creator, Angga yang merupakan wartawan TV9 ini tidak melanjutkan pertanyaanya. “Ok..ok..cukup, terimakasih,” ujar Angga memungkasi pertanyaanya.

Kesaksian Tamu Undangan dan Fakta Mengejutkan Lain dari Video Pernikahan Manusia dan Kambing

Kasus yang menggegerkan dan membuat marah masyarakat dan tokoh serta ulama di Gresik ini bermula dari undangan berbentuk visual (video) yang dibuat oleh Nur Hudi (anggota DPR F NasDem) dikirimkan melalui pesan WhatSapp kepada masyarakat dan tokoh sekitar Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang. Dalam undangan berbentuk rekaman video itu Nur Hudi mengaku akan ngunduh mantu. Ini transkrip video tersebut.

“Assalamualikum warohmatullahi wabarokatu, monggo Gus benjeng dinten (hari) minggu tanggal gangsal (lima) jam kaleh (dua) siang nek (kalau) wonten (ada) wektu kulo undang hadir di pesanggrahan kramat Jl Raya Jogodalu. Kulo gadah (punya) hajatan titik (sedikit) badhe ngunduh mantu (acara menantu). Mpun mbeto nopo nopo (jangan membawa oleh-oleh apa-apa), kulo butuh barokah saking (dari) jenengan (anda/kamu) cik saget kumpul kaleh konco konco. Ngoten mawon kulo rantos, asaalamu alikum warohmarullahi wabarokatuh”.

Transkrip video diatas adalah undangan yang dibuat Nur Hudi kepada Ketua MUI Kecamatan Balongpanggang KH Ahmad Hisyam  yang diminta untuk hadir. Ternyata adalah pernikahan Manusia dan Kambing dan menghebohkan itu.

“Saya merasa diprank mas. Saya hadir juga karena dijemput pakai mobil oleh mereka. Saat acara berlangsung hati saya juga tidak tenang karena gak pas apa yang saya lihat itu. Tapi repotnya saya tidak bawa kendaraan sendiri,” kata pria yang juga Ketua Perkumpulan BPD Kecamatan Balongpanggang ini.

Menurut Choirul Anam, Ketua Orkesmas Informasi Dari Rakyat (IDR) yang juga melaporkan para pelaku kegiatan jahiliyah itu sebenarnya pelakunya tentu yang berperan mengundang dan memfasilitasi. Karena jika hanya menggagas tetapi tidak difasilitasi acara apapun menurutnya tidak akan terwujud dengan baik.

“Misalnya, acara seperti itu yang menggagas saya yang hanya masyarakat biasa kira kira orang sekelas ketua MUI, tokoh serta Ketua BK (Bdan Kehormatan, Muhamad Nasir) DPRD dan bahkan kiyai mau hadir tidak? Tetapi ini beda, karena yang mengundang seorang anggota DPR! Ini yang mesti diperhatikan oleh aparat penegak hukum. Undanganya jelas siapa yang mengundang. Seorang anggota DPR, yang pasti pengundang andil besar dalam acara yang kami anggap menista agama itu,”ungkap Anam, kamis (09/06/2022).

Anam menegaskan, dirinya akan mengawal kasus ini sampai tuntas untuk kepentingan edukasi masyarakat agar keterbelakangan berfikir bisa dihentikan. Sehingga nanti menjelang pemilu di 2024, maayarakat mampu menjatuhkan pilihanya kepada tokoh yang benar-benar memiliki kemampuan moralitas yang baik.

“Menurut saya ini juga imbas dari memilih uang, masyarakat hanya berkiblat kepada uang sehingga kita tidak memiliki wakil rakyat yang memiliki kemampuan dan moral yang baik,” pungkas dedengkot LSM di Gresik ini. (ap/snm)

Comments


BERITA POPULER

To Top