Madinah, jurnal9.tv – Fase pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah resmi dimulai pada Selasa (16/6/2026). Sebanyak 8.500 jemaah dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada hari pertama operasional pemulangan.
Kloter pertama yang diberangkatkan berasal dari Embarkasi Kertajati, Jawa Barat, yakni Kloter KJT 21 yang lepas landas pada pukul 00.20 waktu Arab Saudi.
Kepala Daerah Kerja Bandara Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Abdul Basir, mengatakan proses pemulangan jemaah melalui Madinah akan berlangsung selama sekitar 15 hari, mulai 16 hingga 30 Juni 2026.
“Dijadwalkan ada 22 kloter yang akan terbang mulai Selasa dini hari pukul 00.20 WAS hingga Rabu (17/6/2026) pukul 04.00 WAS,” ujar Abdul Basir di Bandara Madinah.
Menurutnya, seluruh proses keberangkatan telah dipersiapkan secara matang agar jemaah dapat menjalani kepulangan dengan aman, tertib, dan nyaman. Sebelum memasuki area keberangkatan, jemaah terlebih dahulu menunggu di paviliun bandara untuk kemudian menjalani pemeriksaan keamanan melalui mesin X-Ray.
PPIH kembali mengingatkan jemaah agar tidak membawa barang-barang yang dilarang masuk ke dalam pesawat. Beberapa barang yang tidak diperbolehkan antara lain air zamzam di luar ketentuan resmi, senjata tajam, aerosol, serta sejumlah barang tertentu di koper kabin seperti payung dan kabel roll.
Abdul Basir menegaskan kepatuhan terhadap aturan penerbangan sangat penting untuk mempercepat proses pemeriksaan dan menghindari keterlambatan keberangkatan.
Sementara itu, fase pemulangan jemaah melalui Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah telah resmi berakhir pada Selasa dini hari. Kloter terakhir yang diterbangkan melalui bandara tersebut adalah jemaah asal Embarkasi Batam Kloter 14 (BTH 14).
Data PPIH mencatat sebanyak 273 kloter dengan total 106.064 jemaah telah dipulangkan ke Indonesia melalui Bandara Jeddah selama fase pemulangan gelombang pertama.
Dengan berakhirnya operasional di Jeddah, seluruh proses pemulangan jemaah haji Indonesia kini terpusat di Bandara Madinah hingga akhir musim haji 2026 pada 30 Juni mendatang.
M. Hariri, Media Center Haji 2026




