Surabaya, jurnal9.tv – Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur mencatat 294.764 pengunjung hingga penutupan pada Minggu (27/9/2026).
Selain tingginya jumlah pengunjung, gelaran Road to Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) tersebut juga mencatat transaksi penjualan UMKM syariah sebesar Rp8,21 miliar.
Kepala Perwakilan BI Jawa Timur Ibrahim mengatakan tingginya partisipasi masyarakat menjadi salah satu catatan dalam penyelenggaraan FESyar Jawa 2026 yang digelar secara hybrid.
“Penyelenggaraan FESyar Jawa 2026 secara hybrid mendapatkan antusiasme yang luar biasa. Sampai dengan penutupan sore ini pukul 16.00 WIB, total pengunjung mencapai 294.764 pengunjung,” ujar Ibrahim dalam sambutan penutupan.
FESyar Jawa 2026 juga menjadi etalase bagi 270 UMKM syariah binaan yang mengikuti rangkaian kegiatan.
Dari jumlah tersebut, terdiri atas 60 UMKM fashion, 105 UMKM halal mart, 34 UMKM makanan dan minuman, 14 UMKM unit usaha pondok pesantren, 10 UMKM home decor, 6 UMKM wastra dan green product, serta 38 UMKM koperasi.
“Alhamdulillah, total transaksi penjualan UMKM selama FESyar Jawa 2026 mencapai Rp8,21 miliar,” kata Ibrahim.
Business Matching Tembus Rp80 Miliar
Selain pameran produk UMKM, FESyar Jawa 2026 juga mempertemukan pelaku usaha dengan perbankan syariah, lembaga Ziswaf dan potential buyer melalui agenda business matching.
Dari agenda tersebut, komitmen business matching pembiayaan tercatat mencapai Rp37,60 miliar. Sementara realisasi transaksi business matching perdagangan mencapai Rp43,26 miliar.
Sepanjang rangkaian kegiatan, sebanyak 289 UMKM mengikuti business coaching. Selain itu, tercatat 242 sesi konsultasi one-on-one business matching yang diberikan kepada pelaku usaha.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa FESyar tidak hanya menjadi ruang promosi produk UMKM, tetapi juga diarahkan untuk membuka akses pembiayaan dan jaringan pasar bagi pelaku usaha.
Wakaf Terkumpul Rp60,39 Juta
FESyar Jawa 2026 juga mencatat partisipasi masyarakat dalam kegiatan wakaf.
Sebanyak 1.372 wakif turut berkontribusi dalam rangkaian kegiatan wakaf. Melalui WAKAFein, dana yang terkumpul mencapai Rp17.397.008.
Sementara melalui kegiatan Wakaf Fun Walk & Kajian Bersama UHA, terkumpul Rp43 juta.
Dengan demikian, total wakaf yang dihimpun selama rangkaian FESyar Jawa 2026 mencapai Rp60.397.008.
Ibrahim mengatakan capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi FESyar dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Jawa Timur.
“FESyar Jawa 2026 ini merupakan bagian dari ikhtiar kita bersama dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Jawa Timur, sekaligus sebagai Bulan Pembiayaan Syariah. Semoga menjadi berkah dan mendorong pertumbuhan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Ibrahim.
Dengan berakhirnya FESyar Jawa 2026, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari Road to ISEF 2026 sekaligus mempertemukan UMKM, lembaga keuangan, pesantren, pelaku usaha dan masyarakat dalam ekosistem ekonomi syariah.




