Pacitan, jurnal9.tv – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam kegiatan Sapa Bansos di Pendopo Kabupaten Pacitan, Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Santri Nasional 2026 ini melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dalam penyaluran berbagai bantuan untuk masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Jatim menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya para mustahik. Bantuan yang diberikan meliputi program bedah rumah, alat usaha rombong, zakat produktif, serta beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi dan meningkatkan akses pendidikan.
Salah satu bantuan yang disalurkan adalah program bedah rumah bagi lima mustahik dengan nominal bantuan masing-masing Rp20 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu penerima manfaat memperbaiki kondisi tempat tinggal agar lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga.
Selain itu, BAZNAS Jatim juga menyerahkan bantuan alat usaha berupa rombong kepada lima mustahik. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung masyarakat dalam menjalankan dan mengembangkan usaha, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga serta membuka peluang untuk mencapai kemandirian ekonomi.
BAZNAS Jatim turut menyalurkan bantuan zakat produktif kepada 50 mustahik. Dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi tambahan modal usaha bagi para penerima manfaat untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Melalui program ini, BAZNAS Jatim mendorong agar para mustahik tidak hanya memperoleh bantuan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup dan kelak menjadi muzakki.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin menyampaikan bahwa penyaluran bantuan melalui kegiatan Sapa Bansos merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat secara langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. “Kami berharap bantuan yang disalurkan ini dapat membantu masyarakat memperbaiki kondisi tempat tinggal, mengembangkan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Harapan kami, para mustahik semakin mandiri dan ke depan dapat tumbuh menjadi muzakki yang juga memberikan manfaat bagi orang lain,” ujarnya.
Di bidang pendidikan, BAZNAS Jatim menyalurkan beasiswa program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) kepada tujuh mahasiswa. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pendidikan penerima manfaat sekaligus membuka kesempatan bagi mereka untuk menyelesaikan studi dan meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui pendidikan tinggi.
Selain program tersebut, BAZNAS Jatim juga memberikan bantuan tunai kepada 10 orang fakir. Bersama Dinas Kesehatan, BAZNAS Jatim turut mendukung pelaksanaan khitanan massal bagi 100 anak serta penyaluran paket gizi untuk mendukung upaya pencegahan stunting. Kolaborasi ini memperluas manfaat kegiatan Sapa Bansos, tidak hanya dalam aspek ekonomi dan pendidikan, tetapi juga kesehatan masyarakat.
Melalui keterlibatan dalam Sapa Bansos di Kabupaten Pacitan, BAZNAS Provinsi Jawa Timur terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan berbagai OPD dalam menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Santri Nasional 2026, penyaluran bantuan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kesejahteraan, kemandirian, dan kualitas hidup masyarakat.




