Makkah, jurnal9.tv – Persiapan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) terus dimatangkan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Hingga pertengahan Mei 2026, kesiapan layanan Armuzna dilaporkan telah mencapai 95 persen.
Kepala Satuan Operasi Armuzna PPIH Arab Saudi 2026, Surnadi, mengatakan seluruh tenda untuk jemaah sudah selesai digelar, termasuk berbagai sarana dan prasarana pendukung di dalamnya.
“Mulai dari tenda yang sudah digelar semuanya, kemudian sarana di dalamnya seperti kasur juga sudah disiapkan seluruhnya,” ujar Surnadi usai pengarahan Kasatops Armuzna di Hotel Dayf Al-Arkan, Makkah, Senin (18/5/2026).
Selain kasur, fasilitas di kawasan Armuzna juga mencakup pendingin ruangan (AC), toilet, hingga area ibadah. Surnadi optimistis seluruh jemaah haji Indonesia akan mendapatkan fasilitas tenda selama pelaksanaan puncak haji berlangsung.
Menurutnya, pengecekan lapangan telah dilakukan sejak pekan lalu. Jika masih terdapat kekurangan, pihaknya telah berkoordinasi dengan syarikah agar seluruh kebutuhan dapat dipenuhi sebelum fase Armuzna dimulai.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Kolonel (Purn) Muftiono, mengingatkan seluruh petugas haji agar tetap disiplin dan menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing.
Ia menegaskan, kedisiplinan petugas menjadi kunci keberhasilan layanan saat puncak haji yang dikenal sebagai fase paling padat dan menantang dalam operasional penyelenggaraan ibadah haji.
“Apa yang sudah diperintahkan, laksanakan tugas sesuai bidang masing-masing. Jangan sekali-kali meninggalkan tugas,” tegas Muftiono.
Muftiono optimistis penyelenggaraan haji 2026 akan berjalan lebih baik karena proses rekrutmen petugas, pelatihan, hingga mitigasi Armuzna dilakukan lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, persiapan yang matang menjadi modal penting untuk memastikan pelayanan jemaah berjalan optimal saat puncak haji nanti.
M. Hariri, Media Center Haji 2026




