Madinah, jurnal9.tv – Arus kedatangan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi terus berlangsung intens. Hingga Sabtu (25/4/2026) siang waktu setempat, sebanyak 22.184 jemaah yang tergabung dalam 57 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Tanah Suci.
Berdasarkan data Sistem Informasi Haji Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), dari total tersebut, 4.425 jemaah merupakan kategori lanjut usia (lansia). Tingginya jumlah jemaah lansia tahun ini membuat petugas haji meningkatkan kesiapsiagaan layanan, khususnya dalam pendampingan dan pengawalan.
Memasuki hari keempat fase kedatangan gelombang pertama, aktivitas di Bandara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdulaziz terpantau sangat padat. Sebanyak 16 kloter dijadwalkan tiba sepanjang hari dengan proses kedatangan berlangsung hampir 24 jam nonstop.
Kloter pertama yang mendarat hari ini berasal dari Solo (SOC 9) pada pukul 01.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Sementara itu, kedatangan hari ini akan ditutup oleh kloter Surabaya (SUB 13) yang dijadwalkan tiba pada pukul 23.30 WAS.
Pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap jemaah kategori rentan, terutama lansia. Tercatat, kloter Padang (PDG 2) menjadi rombongan dengan jumlah lansia terbanyak yakni 121 orang, disusul kloter Yogyakarta (YIA 3) dengan 115 lansia.
Untuk memastikan pelayanan optimal, setiap kloter didampingi oleh empat petugas yang terdiri dari tenaga kesehatan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kloter, serta Petugas Haji Daerah (PHD).
Setibanya di bandara dan setelah menyelesaikan proses imigrasi, para jemaah langsung diarahkan menuju hotel-hotel di sekitar Masjid Nabawi. Beberapa hotel yang telah disiapkan antara lain Durrat Al Eiman Hotel dan Shaza Regency Plaza.
Dengan lonjakan kedatangan yang terus meningkat, petugas haji diharapkan mampu menjaga kualitas layanan agar seluruh jemaah, khususnya lansia, dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman selama berada di Madinah.




