peristiwa

Kapolda Jatim Pulangkan Ratusan Pelajar, Pasca Ditangkap dan Diamankan di Mapolda

9CC80EB2-D24E-4A60-99EB-858D42E9FBB5

SURABAYA, JURNAL9.tv- Ratusan pelajar yang diamankan pasca kericuhan dalam aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, akhirnya dibebaskan. Jumat (9/10/2020) para orang tua mereka antre ingin menjemput anaknya untuk pulang ke rumah.

Mulai Jumat pagi hingga sore, mereka masih menunggu giliran proses pendataan terlebih dahulu oleh polisi.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Moch. Fadil Imran, melihat secara langsung proses pemeriksaan terhadap ratusan pemuda yang telah diamankan. Kapolda Jatim menyatakan bahwa pihaknya memulangkan mereka yang sempat diamankan oleh pihak kepolisian.

Mereka yang ditangkap kebanyakan masih pelajar, baik mahasiswa maupun masih sekolah. Polri mempersilakan siapapun untuk mengutarakan dan menyampaikan aspirasi ke publik.

Namun, jika ada yang melakukan tindakan anarkis, Polri tidak akan memberikan toleransi bagi siapapun dan akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

“Saya pulangkan mereka yang sudah kita amankan untuk dikembalikan ke orang tua. Namun saya tidak akan beri toleransi bagi siapapun, jika terbukti melakukan tindakan anarkis,” kata Kapolda Jatim, Irjen Fadil Imran, Jumat sore (9/10/2020).

Kata Kapolda mereka yang disinyalir sebagai pembuat onar maupun provokasi saat aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya. Pihaknya akan memberi tindakan tegas, banyak fasilitas umum yang rusak, seperti melakukan pembakaran fasum, bahkan ada yang merusak mobil polisi dan milik masyarakat umum.

“Saya akan proses hukum bagi mereka yang melakukan pengerusakan fasum dan memprovokasi terjadinya kericuhan saat demo di Grahadi. Karena saya yakin yang melakukan pengerusakan bukan mahasiswa dan pelajar. Namun ada kelompok lain yang sengaja memprovokasi,” tambah Kapolda.

“Saya harap orang tua nanti bisa memberi nasihat kepada anak anaknya, agar tidak ikut dalam aksi apapun jika memang tidak mengerti maksud dan tujuannya. Selain itu, kita lakukan rapid dan swab sebagai bentuk antisipasi penyebaran covid-19,” jelasnya.

Setelah menemui ratusan orang tua, Kapolda membagikan masker kepada orang tua dan juga memberikan vitamin. (jab/shk)

loading...
Comments

BERITA POPULER

To Top