peristiwa

Harga Sayur Murah, Petani Lumajang Tekor Belasan Juta

5E0654C9-3C58-438F-8B4F-23DDBA4FAA93

LUMAJANG,JURNAL9.tv- Pandemi Covid-19 berdampak terhadap segala aspek kehidupan masyarakat di seluruh wilayah, termasuk Lumajang. Harga sayuran turun. Sawi mengalami penurunan harga Rp 500/ Kg di tingkat petani. Ini membuat petani terpaksa membabat tanaman sayur siap panen jika tak laku dijual untuk dijadikan pupuk.

Hizam, petani sayur di Desa Kandang Tepus, Kecamatan Senduro Lumajang mengatakan, kondisi ini sudah dirasakan sejak dua kali masa panen. Rendahnya harga sayur di tingkat petani, mengakibatkan para petani merugi hingga belasan juta rupiah per hektar.

Jika harga sayur tak kunjung stabil, dikhawatirkan para petani tidak bisa lagi bercocok tanam karena para petani sudah kehabisan modal.

“Ya itu, barangnya tidak bisa keluar banyak, ini saja sisa berapa. Ketika seperti ini ya di panen aja mas. Ini dapat 26 jaring dan ada sisa. Kalau sayur ini tidak laku ya dibuat pupuk, dipacul. Untuk kembalikan uang bibit aja tidak bisa,” keluh Hizam.

Petani sayur di Lumajang berharap, Pemerintah cepat memberikan solusi mengenai anjloknya harga sayur. Sebab jika harga sayur tak kunjung stabil maka petani mengaku tidak bisa bercocok tanam lagi lantaran kehabisan modal.(ard/ren)

loading...
Comments

BERITA POPULER

To Top