peristiwa

Demo Tolak Omnibus Law Ricuh, 2 Awak Media Terluka 

F92A6069-A425-4471-B733-6AFB18D904FC

SIDOARJO, JURNAL9.tv- Aksi unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja (Omnibus Law) meluas di berbagai daerah. Di Sidoarjo, Kamis (8/10/2020) aksi unjuk rasa diwarnai kericuhan. Dua orang awak media menjadi korban. Keduanya terkena reruntuhan bangunan pagar tembok pintu masuk DPRD Kabupaten Sidoarjo.

Kericuhan itu terjadi saat ratusan mahasiswa dari berbagai elemen mencoba masuk ke dalam gedung dewan.

Gerbang pintu masuk gedung DPRD akhirnya jebol setelah didobrak oleh ratusan mahasiswa yang mencoba masuk ke dalam gedung. Dari kejadian itu, pagar dan pos pemeriksaan Covid-19 milik DPRD Sidoarjo mengalami rusak akibat kericuhan tersebut.

Selain kerusakan, kejadian itu juga mengakibatkan 2 awak media yang meliput aksi demo menjadi korban dan mengalami luka-luka serius akibat reruntuhan tembok pagar DPRD yang roboh.

Melihat pagar rusak dan diribohkan, aparat gabungan memukul mundur ratusan mahasiswa yang mendesak masuk dengan tendangan dan pukulan. Sontak ratusan mahasiswa yang mencoba anarkis berhamburan kocar kacir keluar lokasi DPRD.

Munculnya aksi anarkis yang dilakukan para mahasiswa disebabkan mereka tidak bersabar menunggu hasil negosiasi antara perwakilan mahasiswa dan pihak Komisi D DPRD Sidoarjo.

Sementara itu, dari hasil audensi Komisi D DPRD dengan para mahasiswa muncul kesepakatan bahwa aspirasi pihak pengunjuk rasa akan menampung dan menyampaikan kepada DPR RI.

“Aspirasi terkait penolakan terhadap Omnibus Law akan kami tampung dan sampaikan ke pusat,” tegas Kasipah, Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo. )hid/shk)

loading...
Comments

BERITA POPULER

To Top