NU-PESANTREN

Banyak Salah Tulis Alquran, JQH Latih Guru

IMG_20210322_174646

Surabaya, Jurnal9.tv

Lembaga Pengembangan Pembinaan Pendidikan dan Pembelajaran al Quran (LP4Q) Pimpinan Pusat Jamiyyatul Qurro’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQH NU) menggelar Bimbingan Teknis (BIMTEK) Penulisan Ayat Alqur’an bagi guru SMKN dan Swasta di beberapa lokasi di Jawa Timur. Di Tulungagung Bimtek digelar pada 17 Maret 2021 bertempat di SMKN 1 Rejotangan kabupaten Tulungagung.

Kegiatan ini adalah satu dari rangkaian roadshow Bimtek penulisan al Quran metode Tartila yang diadakan LP4Q JQH NU, bekerjasama dengan NABASA INSTITUTE dan Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur.

Drs. A. Ahid Sufiyaji, SQ, Ketua LP4Q PP JQH NU menyatakan langkah ini ditempuh menyusul masih banyaknya ditemukan salah tulis terhadap ayat alquran, walaupun fasih melafalkannya. “Melalui bimtek ini, para guru akan melatihkan kembali penulisan al Qur an pada para murid di masing-masing Sekolah,” paparnya.

Sebagaimana diketahui, Metode Tartila yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode baca dan tulis Alquran yang disusun dan dikembangkan oleh Jam’iyyatul Qurro Wal Huffadz (JQH NU) sejak awal 2000-an. Metode Tartila hingga kini sudah populer digunakan di Taman Pendidikan Alquran, Madrasah, pesantren hingga cocok digunakan para dewasa yang belum bisa membaca Alqur’an. Khusus untuk kemampuan menulis, dikembangkan pula Tartila Bil Qolam agar presisi dalam menulis ayat sesuai aslinya dengan menggunakan metode baru yang diberi nama Follow The Line.

Simak berita selengkapnya di link Jurnal9 berikut:

loading...
Comments

BERITA POPULER

To Top