NU-PESANTREN

Pelantikan Saat Pandemi, Begini Ketatnya PCNU Kota Pasuruan Atur Protokol Kesehatan

QK_1595741947210
KH Marzuki Mustamar Saat Memberi Pengarahan dalam Pelantikan PCNU Kota Pasuruan

PASURUAN – Situasi pandemi Covid 19 yang tak pasti kapan berakhir, memacu jajaran PCNU Kota Pasuruan untuk tetap menjalankan agenda pelantikan dan musyawarah kerja dengan protokol kesehatan super ketat. Semua pengurus yang akan hadir dalam perhelatan wajib mengisi dan menandatangani Form Deklarasi Kesehatan yang di dalamnya menyebutkan sehat dan tak ada gejala suspect Covid 19 dengan pemeriksaan petugas.

Pelantikan dan musker digelar Ahad (26/7) pagi ini di kediaman salah satu pengurus di kawasan pusat bisnis furniture & meubel Bukir Kota Pasuruan.

Rois Syuriyah PBNU KH Idris Hamid, Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, Rois Syuriyah PCNU Kota Pasuruan, KH Abdul Halim Mas’ud diagendakan hadir. Selain pelantikan pengurus harian syuriyah dab tanfidziyah, juga dilakukan pelantikan belasan kepengurusan lembaga di lingkungan PCNU Kota Pasuruan.

Ketua PCNU Kota Pasuruan, H. Ahmad Nailur Rohman Idris Hamid, menegaskan, protokol ketat yang
diberlakukan ini merupakan satu-satunya opsi yang bisa ditempuh. Sebab menunda terus pelantikan dan musker dalam situasi yang tak pasti bukanlah pilihan strategis.

“Mohon maaf kepada para masyayikh dan undangan bila protokol kami sedikit mengganggu panjenengan semua,” lanjut kiai muda yang akrab dipanggil Gus Amak.

Sebagaimana diberitakan jurnal9.tv sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tiimur melansir Kota Pasuruan termasuk satu dari tiga kota zona merah yang tersisa di Jawa Timur. Dua lainnya adalah Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik. Hal ini tentu menjadi perhatian semua pihak, termasuk PCNU Kota Pasuruan yang sejak awal aktif dalam gerakan percepatan penanggulangan Covid-19.

Sekretaris PWNU Jawa Timur, Prof Akh Muzakki, Grand, SEA, MAg, MPhil, PhD., mengapresiasi ketatnya penerapan protokol kesehatan oleh PCNU Kota Pasuruan ini. Menurutnya ini bisa menjadi model bagi PCNU, MWC dan Ranting NU di seluruh wilayah Jawa Timur.

“PCNU Kota Pasuruan memberi contoh kepada yang lain. Pelantikan dengan disiplin protokol kesehatan ketat, dan persiapan tim teknis kesehatan yang keren,” pujinya.

Seperti apa sih protokol kesehatan yang disiapkan PCNU Kota Pasuruan? Begini selengkapnya:

A Screening awal masuk peserta/undangan: Masuk melewati gerbang utama :
1. Wajib menggunakan masker
2. Menunjukkan undangan
3. Kendaraan diparkir menuju tempat yang sudah disediakan

B. Registrasi Peserta/Undangan:
1. Melewati bilik desinfeksi
2. Mencuci tangan dengan sabun dan air
3. Pemeriksaan suhu badan dengan Thermal Gun,
jika suhunya >37,5°C maka akan dilakukan cek ulang suhu 15 menit kemudian, jika masih
sama, maka langsung diarahkan ke ruang isolasi untuk dilakukan Tatalaksana Lanjutan.
4. Mengisi Form Deklarasi Kesehatan dibantu petugas
5. Melakukan Registrasi
6. Masuk ke ruangan acara dengan fasilitas yang sudah disediakan

C. Tata Laksana Lanjutan:
1. Diberlakukan kepada peserta/undangan yang diketahui suhu badannya >37,5°C
2. Dilakukan dept interview dan pemeriksaan oleh petugas untuk menentukan langkah
selanjutnya
3. Berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid19 Kota Pasuruan

D. Pelaksanaan Acara:
1. Peserta/Undangan acara dibatasi, selain Panitia, Peserta/Undangan tidak diperkenankan
memasuki arena
2. Dilakukan pengaturan jarak tempat duduk + 1 meter
3. Senantiasa menjaga jarak saat acara berlangsung

E. Edukasi singkat:
1. Imbauan lisan tentang protokol kesehatan
2. Imbauan tertulis baik dalam undangan maupun banner di lokasi acara

F. Petugas:
1. Satgas Covid19 PCNU Kota Pasuruan
2. Satkorcab Banser Kota Pasuruan
3. Panitia Pelantikan PCNU Kota Pasuruan

(hkm/shk)

loading...
Comments

BERITA POPULER

To Top